Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Gubri Ucapkan Selamat Hut ke-26, Kuansing Alami Kemajuan Pesat Sejak Dimekarkan

Desriandi Candra • Minggu, 12 Oktober 2025 | 16:35 WIB
Sidang paripurna istimewa HUT Kuansing, Ahad (12/10/2025) di hadiri Gubernur Riau H Abdul Wahid, Bupati Kuansing H Suhardiman Amby, Wakil Bupati H Muklisin.
Sidang paripurna istimewa HUT Kuansing, Ahad (12/10/2025) di hadiri Gubernur Riau H Abdul Wahid, Bupati Kuansing H Suhardiman Amby, Wakil Bupati H Muklisin.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - DPRD Kabupaten Kuansing, Ahad (12/10/2025) terlihat lain dari biasanya. Dihiasi dengan balon warna warni dan pernak pernik serta karpet merah. Mulai masuk gedung DPRD hingga ke ruangan sidang paripurna DPRD.

Itu semua dilakukan untuk menyambut paripurna istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kuansing ke-26 tahun yang tepat hari ini.

Sidang paripurna istimewa itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kuansing H Juprizal SE MSi bersama Wakil Ketua I DPRD Satria Mandala Putra, Wakil Ketua II DPRD Romi Alfihsyah Putra.

Dihadiri langsung Bupati Kuansing H Suhardiman Amby MM, Wakil Bupati H Muklisin, Gubernur Riau H Abdul Wahid, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Pangdam Tuangku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Danrem, Dandim, Wakil Bupati Inhu Hendrizal, para tokoh pendiri Kabupaten Kuansing, tokoh masyarakat, tokoh adat, kadis, badan, camat dan sejumlah tokoh penting lainnya dan Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (KKKS) Pekanbaru.

Gubernur Riau H Abdul Wahid pun memberikan selamat ulang tahun pada Kabupaten Kuansing yang sekarang sudah berusia 26 tahun.

Di usia 26 tahun Kabupaten Kuansing, Abdul Wahid menilai kalau Kabupaten Kuansing sudah banyak alami kemajuan sejak dimekarkan.

Bahkan dari segi pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kuansing yang juga baik.

Kabupaten Kuansing adalah salah satu kabupaten di Riau yang memiliki tradisi dan budaya yang sudah dikenal di Indonesia dan mancanegara, yakni pacu jalur.

Pada pacu jalur Kharisma Even Nusantara (KEN) bulan Agustus 2025 lalu, pacu jalur mampu menarik 1,6 juta wisatawan datang ke Kabupaten Kuansing, Riau. Selama perhelatan, perputaran uang hampir Rp200 miliar dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat Kuansing.

Dia berharap, kedepan Kabupaten Kuansing akan semakin maju, sejahtera dan hebat.

Sementara, Bupati Kuansing H Suhardiman Amby mengatakan, HUT ke 26 tahun Kabupaten Kuansing ini mengambil tema"Basatu, Bakayuah Menuju Kabupaten Kuansing Hebat ".

Motto Basatu, mengandung pesan bahwa kekuatan daerah lahir dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat, pemerintah, pemangku adat, ulama dan generasi muda serta elemen lainnya.

Motto Bakayuah, mengandung makna bekerjasama, bahu membahu, tolong menolong sebagaimana semangat pacu jalur.

Filosofi yang terkandung di dalamnya adalah, membangun daerahntidak bisa dilakukan sendiri. Tetapi perlu kerja kolektif dengan semangat gotong royong.

Basatu, Bakayuah, adalah identitas, budaya leluhur Kuansing. Ungkapan ini lahir dari kearifan lokal masyarakat Kuansing yang menjunjung tinggi nilai adat, persaudaraan, dan kebersamaan. Menjadi pengingat, bahwa pembangunan modern harus tetap berpijak pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

Dengan persatuan dan kebersamaan, seluruh potensi daerah dapat dikelola secara optimal. Hebat tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari keberhasilan menjaga harmoni sosial, budaya dan spiritual.

Tahun ini, lanjut Suhardiman Amby, masyarakat Kuansing patut berbangga. Pacu jalur dari riuh sungai kuantan menuju panggung dunia. Ditengah arus sungai kuantan, pacu jalur bukan sekedar lomba.

Tetapi ia adalah denyut nadi budaya masyarakat Kuansing, simbol persatuan dan cermin budaya masyarakat Kunasing. Kini, pacu jalur tak hanya milik Kuansing, tetapi ia menjelma menjadi warisan Indonesia yang mendunia.

Pacu jalur bukan hanya tentang siapa yang paling cepat sampai di pancang finis. Tapi tentang melestarikan jati diri, merawat nilai-nilai luhur dan menunjukkan pada dunia, bahwa dari sungai Kuantan lahir budaya yang tak ternilai.

Di usia yang ke 26 tahun, pertumbuhan ekonomi Kuansing meningkat menjadi 3,12 persen di 2024, dengan sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Lalu indek pembangunan manusia, tahun 2024 mencapai 74,00 dengan predikat tinggi. Tingkat kemiskinan per Maret 2025 mencapai 6,99 persen atau turun dibandingkan tahun 2024 lalu yang mencapai 7,89 persen.

Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 2,48 persen pada 2024. Angka ini merupakan tingkat pengangguran terbaik Riau dibawah Inhil dan Pelalawan. Indeks pelayanan publik dengan kategori sangat baik. Lalu capaian UHC saat ini mencapai 98 persen.

"Mari kita jadikan momen ulang tahun ini sebagai momentum kebangkitan baru Kuansing," ujarnya. (dac)

Editor : M. Erizal
#Gubri abdul wahid #hut kuansing #26 tahun #ucap selamat