Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bertekad Tingkatkan Pelayanan Kependidikan, Disdikpora Kuansing Siapkan Tiga Aplikasi

Desriandi Candra • Senin, 17 November 2025 | 18:10 WIB
Sekretaris Disdikpora Kuansing, Zulmaswan SPd MM didampingi Plt Kabid Dikdas Ira Mayasandi SE.
Sekretaris Disdikpora Kuansing, Zulmaswan SPd MM didampingi Plt Kabid Dikdas Ira Mayasandi SE.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kuansing, bertekad terus meningkatkan pelayanan kependidikan.

Padahal, dalam dua tahun terakhir, yakni tahun 2023 dan 2024 lalu, penilaian pelayanan publik kependidikan yang dilakukan Disdikpora Kuansing terus mengalami peningkatan.

Disdikpora Kuansing yang sekarang dipimpin H Herizon SPd SD MM itu, ditahun 2023 meraih prediket CUKUP untuk pelayanan kependidikan dari Ombudsman Riau dengan nilai 78. Lalu di 2024, naik menjadi BAIK untuk pelayanan kependidikan dengan nilai 91 dari Ombudsman Riau.

Meski begitu, Disdikpora Kuansing terus melakukan pembenahan pelayanan kependidikan. Agar lebih baik atau minimal sama dengan yang diraih di tahun 2024 lalu.

Untuk meningkatkan pelayanan kependidikan itu, Disdikpora Kuansing sudah menyiapkan tiga aplikasi yang bisa diakses bagi publik. Yakni, Aplikasi SILABU (Sistem Laporan Bulanan), Aplikasi AYO SEKOLAH dan aplikasi SP4N-LAPOR.

"Kami tentu terus berbenah. Salah satunya dengan menyiapkan tiga aplikasi yang bisa diakses publik. Dan ini sebagai bentuk keterbukaan informasi publik yang dilakukan Disdikpora Kuansing untuk meningkatkan pelayanan," ungkap Kepala Disdikpora Kuansing, H Herizon SPd SD MM, melalui Sekretaris Disdikpora Zulmaswan SPd MM didampingi Plt Kabid Dikdas, Ira Mayasandi SE, Senin (17/11/2025).

Menurut Zulmaswan, aplikasi AYO SEKOLAH, lebih banyak berkaitan dengan pengaduan anak-anak putus sekolah. Lalu aplikasi SP4N-LAPOR berkaitan dengan dunia pendidikan secara umum.

Laporan pengaduan dan saran yang disampaikan nanti, akan menjadi masukan bagi Disdikpora Kuansing untuk melakukan penataan, pelayanan maupun kualitas pendidikan Kuansing kedepan. "Untuk SP4N-LAPOR, kita berkerjasama dengan Dinas Kominfo Kuansing," ujarnya.

Sementara untuk pelayanan, ada 15 pelayanan kependidikan yang ada di Disdikpora. Minsalnya saja, soal data dan informasi, layanan Dapodik guru, perceraian, pengaduan dan lainnya.

Tiga aplikaai yang disiapkan itu, juga digunakan sebagai sarana penyampaian informasi dan program yang dilakukan Disdikpora.

Diakuinya, aplikasi ini belum berjalan maksimal. Makanya, di 2026, aplikasi ini akan dimanfaatkan secara maksimal termasuk web Disdikpora Kuansing bagi kalangan guru, Korwil dan jajaran kedepan. (dac)

Editor : M. Erizal
#pelayanan pendidikan #kuansing #Aplikasi Pendidikan #Disdikpora Kuansing