SENTAJO RAYA(RIAUPOS.CO)- Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), salah satu organisasi pencak silat tertua di Kabupaten Kuansing. Dalam berbagai iven kejuaraan, atlet pencak silat dari PSHT selalu ikut memperkuat atlet pencak silat Kabupaten Kuansing.
Di usianya sekarang yang sudah 40 tahun, PSHT dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung pembangunan daerah, baik di bidang sosial kemasyarakatan maupun olahraga.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kuansing H Muklisin yang juga menjabat sebagai Ketua PSHT Kuansing, pada acara Tasyakuran Lima Windu (40 Tahun) PSHT Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (31/1/2026) malam di Lapangan Sepakbola Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya.
“PSHT telah berkontribusi besar bagi Kabupaten Kuansing. Organisasi ini tidak hanya membina karakter dan persaudaraan, tetapi juga aktif mendukung pembangunan daerah,” ujar Muklisin.
Ia menyebutkan, dengan jumlah anggota yang saat ini mencapai sekitar 16 ribu orang, PSHT Kuansing turut berperan dalam mencetak prestasi olahraga, khususnya cabang pencak silat, yang telah mengharumkan nama daerah di berbagai ajang.
“PSHT Kuansing juga berkontribusi nyata dalam prestasi olahraga pencak silat,” kata Muklisin, yang saat itu didampingi Ketua IPSI Kuansing, H Solehudin SSos, serta anggota DPRD Kuansing, Nurjamil.
Tasyakuran 40 tahun PSHT itu terlihat berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Momentum lima windu PSHT Kuansing ini menjadi refleksi perjalanan panjang organisasi dalam menjaga persatuan, membangun karakter generasi muda, serta memperkuat peran aktif masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi.(dac)
Editor : Edwar Yaman