TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kuansing terus di gesa. Sampai hari ini, pembangunan KDKMP tahap I di Kuansing, sudah berjalan di 60 desa/kelurahan.
Posisinya, ada yang dalam tahap pematangan lahan, pembangunan pondasi sampai pada pemasangan baru bangunan. Sisanya, akan dibangun dalam program tahap II melalui PT Agrinas Pangan Nusantara.
"Progres di 60 desa/kelurahan itu ada yang 0-50 persen. Itu berdasarkan pantauan kami," ujar Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing Drs Masnur MM lewat Kabid Koperasi Endripon, Sabtu. (21/2/2026).
Endripon menjelaskan, memang tidak semua desa/kelurahan di Kabupaten Kuansing masuk dalam program pembangunan gerai KDKMP tahap I. Dimana, salah satu kendalanya desa/kelurahan tidak memiliki lahan sesuai standar yang diminta.
Untuk lahan pembangunan gerai KDKMP itu, minimal desa/kelurahan harus memiliki lahan 1000 meter persegi. Karena di atas lahan seluas itu, akan dibangun gerai KDKMP berukuran 30 x 20 meter. KDKMP akan terdiri dari enam gerai dengan bangunan satu lantai.
"Jadi spesifikasinya sama semua se-Indonesia. Mulai luas lahan, ukuran gerai hingga model gerai itu sendiri," papar Endripon.
Makanya, desa/kelurahan yang memiliki luas lahan syarat minimal itu masuk dalam program pembangunan tahap I. Sisanya akan masuk pada program tahap II.
Soal bangunan yang berada di atas lahan milik aset provinsi atau aset pemerintah daerah, akan dilakukan sistem pinjam pakai setelah mendapatkan persetujuan dari bupati/wali kota dan gubernur. Pembangunan gerai KDKMP ditargetkan di tahun 2026 ini rampung seluruhnya.
Editor : Rinaldi