TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Harga jual karet petani di Kuansing melambung. Hasil lelang karet di Gapoktan Maju Basamo Kopah Kecamatan Kuantan Tengah, Selasa (14/4/2026) tembus Rp17.150 per kilogram. Harga ini naik dari harga Selasa (7/4/2026) lalu yakni Rp16.600 per kg atau naik Rp550 per kg.
"Pemenang lelang karet kemarin Tauke Imul dari Padang Sumatera Barat," sebut Ketua Gapoktan Maju Basamo, Setiadi Hendra, Rabu (15/4/2026).
Menurut Setiadi, karet hasil petani karet di Kopah diikuti oleh lima orang tauke. Dari lima orang tauke karet itu, harga tertinggi dibeli oleh Imul dengan Rp17.150 per kg dengan produksi 7 ton.
Baca Juga: Jonatan Ingin Akhiri Paceklik Gelar Indonesia Open
Harga ini, lanjut Setiadi, harga tertinggi di tahun 2026 ini. Mulai Januari sampai pertengahan April 2026 ini. Namun dari segi produksi, diakuinya mengalami penurunan. Biasanya, produksi karet petani Kopah yang dilelang lewat Gapoktan Maju Basamo rata-rata mencapai 15 sampai 17 ton per minggu. Kondisi ini disebabkan perubahan cuaca yang sering diguyur hujan. Selain itu, banyak kebun karet petani yang tidak maksimal disadap.
Dengan grafik harga karet yang terus mengalami peningkatan mulai dari awal tahun 2026 hingga pertengahan April 2026, akan memberikan semangat pada petani untuk kembali mengelola kebun karetnya dengan maksimal. Dibersihkan dan di sadap/dipotong setiap hari.
Apalagi bila nanti pabrik mini pembuat karet gelang dan pavinblok berbahan karet sudah berjalan, butuh stabilitas produksi karet petani.(dac)
Baca Juga: Muscab PKB Kuansing, Rekomendasi Enam Nama untuk Ketua DPC 2026-2031
Editor : Edwar Yaman