Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Di Kuansing Harga Baru Gas LPG 12 Kg dan 5,5 Kg Sudah Langsung Berlaku

Desriandi Candra • Minggu, 19 April 2026 | 17:32 WIB
Harga baru gas 12 Kg dan 5,5 kg di wilayah Telukkuantan Kabupaten Kuansing sudah langsung berlaku, Ahad (19/4/2026). (Desriandi Candra/Riaupos.co)
Harga baru gas 12 Kg dan 5,5 kg di wilayah Telukkuantan Kabupaten Kuansing sudah langsung berlaku, Ahad (19/4/2026). (Desriandi Candra/Riaupos.co)

TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - PT Pertamina Persero per tanggal 18 April 2026, resmi menaikan harga LPG nonsubsidi. Dari laman MyPertamina.id, harga Bright Gas 12 kg kini dipatok sebesar Rp238.000 per tabung, naik dari sebelumnya Rp192.000. Sementara itu, Bright Gas 5,5 kg juga mengalami kenaikan menjadi Rp114.000 dari harga sebelumnya Rp90.000 per tabung.

Penyesuaian harga ini dipengaruhi oleh kondisi global, terutama lonjakan harga elpiji dunia yang terdampak gangguan distribusi energi akibat konflik di kawasan Timur Tengah. Perubahan harga itu langsung berlaku di tingkat pengecer atau outlet penjual gas LPG di wilayah Telukkuantan Kabupaten Kuansing. 

Mereka juga mendapatkan pemberitahuan dari agen pemasok gas LPG dari Pekanbaru ke Kuansing.

Baca Juga: Lambung Sehat Bukan Mimpi, Faxuprazan Karya Daewong Resmi Dapatkan Persetujuan BPOM

"Kami juga mendapatkan pemberitahuan kenaikan gas LPG non subsidi itu dari agen Pekanbaru yang bisa menyuplai pada kami," ungkap Tedy pemilik Outlet/Pengecer gas LPG di Jalan Proklamasi Telukkuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing, Ahad (19/4/2026). 

Pada Riaupos.co, Tedy menjelaskan, melalui pemberitahuan WA oleh PT Pertamina Jiwa Mandiri dan PT Andalan Delta Energi Pekanbaru sebagai penyuplai, bahwa per tanggal 18 April 2026 terjadi perubahan harga jual Refill Tabung 5,5 kg dan Refill 12 kg ke outlet /pelanggan.

Untuk Refill tabung 12 kg harga naik Rp40.000 /pertabung dari harga sebelumnya. Kemudian Refill 5,5 Kg naik menjadi Rp20.000 /pertabung dari harga sebelumnya.  Sebagai pengecer, untuk gas 12 kg sebelum kenaikan, dia harus mengeluarkan modal Rp205.000, sementara dengan kenaikan sekarang dia harus merogoh kantong Rp245.000 per tabung.

Sementara untuk gas 5,5 kg sebelum kenaikan modalnya Rp110.000, tetapi sekarang sudah Rp130.000 per tabung.

"Itu modal kami keluarkan, belum dijual pada pembeli," ujarnya. 

Baca Juga: Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah

Dengan kenaikan itu, selain menambah modal juga berdampak pada pelanggan. Sampai satu minggu ini, baru dua, tiga buah yang belum. Sementara ia membeli gas dari agen di Pekanbaru 20 tabung dalam satu minggu. Sementara untuk gas LPG 3 kg masih tetap Rp25.000 per tabung.

"Kalau gas LPG 3 kg juga naik, akan besar dampaknya," kata Tedy. 

Ini juga disebutkan Depi, pemilik outlet Depi Oxigen di Jalan Proklamasi Kelurahan Sungai Jering Kecamatan Kuantan Tengah.

"Mulai hari ini harga jual gas 12 kg naik jadi Rp265.000 per tabung.  Biasanya Rp225.000 per tabung," kata Depi. 

Baca Juga: Menaker RI Terkesan, PKB Bridgestone Ke-16 Buktikan Hubungan Industrial Bisa Damai dan Harmonis

Sedangkan gas 5,5 kg naik jadi Rp140. 000 per tabung biasa Rp120. 000,- per tabung. Dia membeli gas LPG itu dari agen di Pekanbaru. Setiap minggu. Masuk 10-15 tabung. 

Yuli warga Kelurahan Sungai Jering Kecamatan Kuantan Tengah lebih memilik menggunakan gas LPG 3 Kg untuk aktivitaa rumah tangga. Dia berharap harga gas 3 Kg yang kini di subsidi tidak ikut dinaikan pemerintah.(dac)

Editor : Edwar Yaman
#gas lpg nonsubsidi #pertamina #kuasing