Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Polres Kuansing Tempatkan Personel di Semua SPBU, Kendaraan Masih Terus Antre

Desriandi Candra • Sabtu, 2 Mei 2026 | 12:21 WIB
Antrean kendaraan di SPBU Sungai Jering Telukkuantan, Kecamatan Kuantan Tengah terus mengular, Sabtu (2/5/2026). (Desriandi Candra/Riaupos.co)
Antrean kendaraan di SPBU Sungai Jering Telukkuantan, Kecamatan Kuantan Tengah terus mengular, Sabtu (2/5/2026). (Desriandi Candra/Riaupos.co)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Antrean panjang kendaraan yang ingin mendapatkan BBM, terutama Pertalite dan Solar, Sabtu (2/5/2026) masih terus berlangsung. SPBU Sungai Jering yang berada di pusat kota Telukkuantan dan pinggiran jalan lintas, antrean sistem dua arah itu lebih panjang dari hari Jumat (1/5/2026) kemarin. 

Untuk kendaraan roda empat berbahan bakar Pertalite dan Solar, mengantre dari sisi arah Telukkuantan. Panjangnya hingga ke simpang SMAN Pintar Telukkuantan. Sedangkan mobil truk dari arah Pekanbaru lebih panjang dari kemarin. Antrean truk sampai 1 kilometer hingga ke depan Rumah Makan Sinar Kampar. Sedangkan roda dua, tidak terlalu panjang, sampai di depan Alfamart atau sekitar 100 meter. 

Pengendara roda dua, roda empat, dan truk tidak punyak pilihan. Mau tidak mau, mereka harus ikut antrean berjam-jam di SPBU. "Kami tidak punya pilihan, harus antre di SPBU. Sebab, pertalite tidak ada dijual di ecerandesr lagi," ujar Yuli salah seorang warga Sungai Jering Telukkuantan. 

Baca Juga: AKP Noki Loviko Resmi Jabat Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru

Ia pun harus berhemat BBM. Menggunakan sepeda motor sesuai keperluan. Di mana untuk isian full sepeda motor digunakan setiap hari, hanya bisa bertahan tiga hari. Ia pun heran, melihat antrean yang tak berkesudahan setiap hari.

"Tahun ini kondisinya semakin parah. Entah apa penyebabnya, dan kapan akan berakhir," ujarnya. 

Kondisi itu mulai menganggu kelancaran lalu lintas. Untuk mengantisipasi kemacetan, penyalagunaan BBM bersubsidi, Polres Kuansing menempatkan personel di semua SPBU Kuansing ada. 

Melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas kendaraan.

Baca Juga: Mikel Arteta Sebut Liga Premier Seharusnya Membantu Tim-Tim yang Bersaing di Kompetisi Eropa

"Setiap hari kita melakukan patroli, melakukan pengaturan lalu lintas agar lalu lintasan kendaraan tidak terganggu," ungkap Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana yang dikonfirmasi Riaupos.co.

Di SPBU Sungai Jering, antrean kendaraan berbahan bakar solar jauh lebih panjang dari sebelumnya. Menurut penjelasan pihak pengelola SPBU Sungai Jering, kondisi itu disebabkan oleh pasokan solar di SPBU Sitorajo Kari tidak masuk sekitar enam hari ini. 

Sehingga truk-truk coldisel yang biasanya mengisi di SPBU Sitorajo Kari, mau tidak mau ikut antre di SPBU Sungai Jering. "Dampaknya seperti yang kita lihat. Antrean truk berbahan bakar solar semakin panjang. Kami akan terus memantau di lapangan dan melakukan pengaturan lalu lintas," ujarnya. 

Baca Juga: Tidak Mudah untuk Berhenti Merokok, namun Ada 7 Cara yang Dianggap Lebih Realistis, Simak!

Hidayat Perdana menghimbau agar pengendara tetap tertib antre dalam pengisian BBM. Menggunakan barcode mypertamina sesuai nomor plat kendaraannya.(dac)

 

Editor : Edwar Yaman
#antre #polres kuansing #spbu