TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dalam upaya percepatan penurunan stunting, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kuansing Aswandi SKM bersama Ketua DWP UP Dinas Kesehatan, Rabu (6/5/2026) mengunjungi dua orang anak asuh stunting-nya. Masing-masing Raisah Jaina, usia 2 tahun 6 bulan dengan status gizi kurang dan stunting serta Inara Maulidana, usia 1 tahun 8 bulan dengan status gizi sangat kurang dan stunting. Mereka tinggal di Desa Sumber Datar dan Desa Pasir Mas Kecamatan Singingi.
Dalam kunjungan itu, Diskes Kuansing memberikan bantuan tambahan nutrisi untuk meningkatkan status gizi balita tersebut.
"Ini untuk menggesa percepatan penurunan angka stunting di Kuansing. Sesuai arahan pal bupati, semua dinas harus turut andil menelan angka stunting di Kuansing," kata Aswandi, Kamis (7/5/2026).
Di samping memberikan bantuan nutrisi, lanjut Aswandi, Diskes Kuansing juga memberikan edukasi kepada ibu balita serta berkoordinasi dengan kepala desa untuk follow up balita stunting serta mempersiapkan rujukan ke poli stunting RSUD Telukkuantan untuk tindak lanjut pemeriksaan.
Aswandi berharap, setelah didampingi, balita stunting tersebut dapat meningkat status gizinya, sehat serta dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sesuai umurnya.
Secara keseluruhan, angka stunting Kuansing masih diangka 5,3 persen. Makanya di tahun 2026 ini, Pemkab Kuansing menargetkan angka stunting Kuansing bisa turun di angka 3 persen. Dengan gerakan bersama semua di dinas dan badan, jajaran kesehatan, kecamatan, desa dan kelurahan, anak penderita stunting bisa turun.(dac)
Baca Juga: PSG Kembali ke Final Liga Champions setelah Singkirkan Bayern Munchen, Luis Enrique Katakan Hal Ini
Editor : Edwar Yaman