TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Di Kabupaten Kuansing, Jumat (8/5/2026), adalah pekan kedua penerapan Work From Home (WFH). Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kuansing yang mendapatkan "jatah" WFH yang tinggal di kecamatan terdekat, tetap berkoordinasi dengan kecamatan.
Mereka mengikuti aktivitas kecamatan yang dilakukan seperti gotong-royong dan kegiatan sosial masyarakat lainnya. Bupati Kuantan Singingi, Dr H Suhardiman Amby, terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan WFH bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Ia meminta pegawai yang melaksanakan WFH tetap menjalankan tugas di kecamatan terdekat. Selain itu, para camat diinstruksikan melakukan pengawasan sekaligus melibatkan pegawai dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti gotong-royong dan aktivitas pelayanan publik lainnya.
Baca Juga: Lapas Teluk Kuantan Sidak Sel Narapidana dan Tes Urine, Hasilnya Negatif
Hampir seluruh kecamatan telah melaporkan kegiatan yang dilaksanakan untuk mengisi program WFH tersebut. "Meski belum seluruhnya, rata-rata camat sudah melaksanakan program yang saya minta," ujar Suhardiman Amby saat dihubungi.
Menurutnya, kebijakan WFH tidak dimaknai sebagai bekerja dari rumah tanpa aktivitas lapangan. Sebaliknya, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kedisiplinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong keterlibatan aparatur dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di wilayah masing-masing.
Berdasarkan laporan yang diterima, sejumlah kecamatan yang telah melaksanakan kegiatan sempena WFH di antaranya Kecamatan Kuantan Tengah, Logas Tanah Darat, Benai, Pangean, Sentajo Raya, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Hilir, Inuman, Singingi, Singingi Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Cerenti, dan Hulu Kuantan.
Baca Juga: Logo MTQ Ke-44 Riau Resmi Diluncurkan
Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan median jalan, fasilitas umum (Fasum) , serta sejumlah titik strategis di masing-masing kecamatan.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap pelaksanaan WFH tetap produktif, terukur, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Editor : Rinaldi