TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Pemkab Kuansing lewat Dinas Kopdagrin kembali menambah kuota BBM untuk wilayah Kabupaten Kuansing sebanyak 10 KL. Sehingga pasokan BBM yang dipasok untuk Pertalite 163 KL dan Solar 184 KL. Penambahan ini untuk menjamin ketersediaan BBM dan mengurangi antrean BBM di SPBU-SPBU.
"Hari ini, kami menambah 10 KL untuk SPBU se Kuansing. Mudah-mudahan bisa berdampak positif," ungkap Kepala Dinas Kopdagrin Drs Masnur MM di dampingi Kabid Perindustrian Saprialis SSos, Kamis (23/7/2026).
Usulan penambahan ini, disampaikan pada pihak Pertamina Depot Pekanbaru yang sudah disetujui. Dinas Kopdagrin berharap dengan penambahan kuota ini, antrean bisa terurai.
Baca Juga: Stok Beras 5,2 Ton, Mentan Optimistis Kekeringan Tak Ganggu Ketahanan Pangan
Untuk SPBU Sungai Jering sendiri, BBM jenis Pertalite sudah menjadi 24 KL. Dia juga langsung melakukan pengecekan dan pengawasan sistem pengisian BBM di SPBU Sungai Jering.
Selama tiga jam melakukan pengecekan dan pengawasan pengisian BBM di SPBU Sungai Jering, semuanya dilakukan sesuai aturan.
"Mereka menggunakan sistem barcode my pertamina," ujar Saprialis.
Dia juga mengingatkan pada pengelola dan petugas SPBU, bahwa untuk truk cold diesel per hari hanya boleh 80 liter, mobil minibus lainnya maksimal 50 liter per hari. Lalu untuk roda dua atau sepeda motor maksimal 10 liter per hari.
Baca Juga: BPDP Dorong Percepatan Hilirisasi Riset Sawit
Dari hasil pengecekan dan pengawasan distribusi BBM di SPBU Sungai Jeting, dia tidak menemukan adanya pelanggaran. Namun Saprialis tak menapik kalau sampai hari ini, Kamis (23/7/2026) antrean kendaraan di SPBU Sungai Jering belum terurai.
Antrean kendaraan roda dua, roda empat dan truk cold diesel masih mengular panjang. Saprialis menyebutkan kalau mereka akan terus melakukan pemantauan. Tidak saja di SPBU Sungai Jering tetapi juga SPBU lainnya.(dac)
Editor : Edwar Yaman