PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kabar gembira bagi warga Riau, akhirnya Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang tersambung hingga wilayah Tanjung Alai, PLTA Koto Panjang. Setelah Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Pekanbaru–Padang ruas Bangkinang–Pangkalan seksi Bangkinang–XIII Koto Kampar, (Bangkinang–Koto Kampar), Jumat (31/5/2024).
Baca Juga: Ini Agenda Presiden Jokowi di Riau Hari Ini
Sebagai bagian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), ruas jalan tol Bangkinang-Koto Kampar garapan PT Hutama Karta ini diresmikan Jokowi Jumat pagi di Gerbang Tol (GT) XIII Koto Kampar, Riau. Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Pj Gubernur Riau SF Haryanto, Pj Bupati Kampar H Hambali.
Baca Juga: Upacara Harlah Pancasila di Blok Rokan, Ada Layar Lebar dan Live Instagram untuk Nobar
Juga hadir Komisaris Utama Hutama Karya Yudo Margono, dan Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, yang didampingi oleh Komisaris Independen Hutama Karya Agung Sabar Santoso, Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro, Direktur Utama Wijaya Karya (Wika) Agung Budi Waskito, dan Direktur Utama Hutama Karya Infrastruktur (HKI) Aji Prasetyanti.
Presiden berharap bahwa jalan tol yang telah selesai ini dapat disambungkan ke kawasan-kawasan produktif, seperti kawasan pertanian, perkebunan maupun pariwisata, sehingga manfaatnya secara nyata dapat dirasakan oleh masyarakat serta berpengaruh pada pendapatan daerah.
Baca Juga: 28 Murid SD Keracunan Diduga usai Jajan di Kantin
“Jalan tol ini merupakan bagian sirip dari Jalan Tol Trans Sumatera yang kita harapkan akan terus tersambung dari tahun ke tahun dari Pekanbaru sampai Kota Padang, sehingga mobilitas barang lebih cepat lagi dan kita bisa bersaing dengan negara-negara lainnya,” ujar Presiden.
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Bangkinang-XIII Koto Kampar
Peresmian jalan bebas hambatan ini secara simbolis ditandai dengan penekanan tombol sirine, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi.
Sementara itu Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto menyampaikan bahwa nilai investasi pembangunan Jalan Tol Bangkinang–Koto Kampar sebesar Rp4,83 triliun dengan waktu pelaksanaan selama 5 (lima) tahun.
“Jalan tol ini tuntas kita uji laik fungsikan pada April lalu, dan telah menerima Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR pada Selasa (28 Mei),” ujar Budi.
Baca Juga: Mantan Kandidat Calon Presiden AS Nikki Haley Tulis Pesan di Rudal Israel, Isinya 'Habisi Mereka'
Dalam pelaksanaannya, pembangunan dilakukan oleh Wika bersama dengan anak usaha Hutama Karya yakni HKI sebagai kontraktor dengan menggunakan digital construction secara menyeluruh diantaranya implementasi Building Information Modelling (BIM), hingga Jembatan Unbridge untuk meningkatkan efisiensi struktur pada kontur yang ekstrim, serta struktur yang ringan dengan bentang yang panjang.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra