JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Adies Kadir resmi menjabat sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Arief Hidayat yang purnatugas, Kamis (5/2). Adies berjanji tidak menangani perkara yang berhubungan dengan Partai Golkar guna menghindari konflik kepentingan.
Di hari yang sama, Juda Agung dilantik menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) menggantikan Thomas Djiwandono yang menempati jabatan baru sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Pengukuhan Adies sebagai hakim konstitusi berdasarkan Keputusan Presiden 9/P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang diajukan oleh DPR. Pengambilan sumpah jabatan itu dihelat pukul 16.00 WIB di Istana Negara, Jakarta.
Prosesi pelantikan dimulai dengan pembacaan sumpah jabatan yang disaksikan Presiden Prabowo Subianto. ”Saya bersumpah akan memenuhi kewajiban hakim konstitusi dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya,” ucap Adies, kemarin.
Sebelumnya, Adies telah ditetapkan menjadi hakim konstitusi pada sidang paripurna DPR pada Selasa (27/1). Dia menggantikan Arief Hidayat yang memasuki masa pensiun.
Adies mengatakan siap mengemban amanah. Sebelum dilantik, dia sudah mundur dari keanggotaan Golkar. Ke depan, ketika ada kasus yang membelit ‘’Partai Beringin’’, pihaknya memastikan tidak ikut menyidangkan untuk menghindari konflik kepentingan.
”MK sesuai dengan undang-undang tugasnya adalah menjaga konstitusi, menafsir konstitusi, dan menjaga ideologi negara. Inilah yang harus saya laksanakan,” paparnya.
Dorong Laju Ekonomi
Wamenkeu Juda dilantik kemarin. Juda menyatakan, pihaknya sudah mundur sebagai Deputi BI. ”Tentu saja tidak bisa menjabat di dua otoritas berbeda,” paparnya.
Menurut Juda, tidak ada pesan khusus dari presiden. Dia diminta mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri. ”Pesan dari Presiden untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mencapai program-program pemerintah yang sudah dicanangkan. Tentu saja perlu koordinasi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter,” katanya.
Dia juga menyinggung perlunya berkoordinasi langsung dengan sektor riil. Harmonisasi itu diharapkan diharapkan efektif guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.
Lebih lanjut, Juda menyinggung soal integritas pejabat dan tata kelola lembaga. Menurut dia, tindakan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam beberapa bulan terakhir merupakan wujud penguatan yang tepat.(lyn/aph/jpg)
Editor : Arif Oktafian