Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Terekam CCTV, Inilah Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pelakunya Sempat Dikejar Warga

Redaksi • Jumat, 13 Maret 2026 | 20:38 WIB

 

Tangkapan layar CCTV detik-detik aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras di Salemba, Jakarta Pusat.
Tangkapan layar CCTV detik-detik aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras di Salemba, Jakarta Pusat.
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO)  - Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus jadi sasaran kejahatan brutal yang dilakukan orang tak dikenal (OTK). Pejuang HAM ini menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) malam.

Insiden mengerikan ini terjadi saat Andrie Yunus tengah mengendarai sepeda motor sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I menuju arah Talang. Peristiwa ini pun terekam jelas dalam kamera pengawas (CCTV) yang kini viral di media sosial.

Rekaman CCTV Ungkap Siasat Pelaku

Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat dua orang pelaku berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Mereka tampak sudah merencanakan aksi tersebut dengan matang di jalur yang sama dengan arah kedatangan korban.

Saat berada di persimpangan, kedua pelaku sengaja memutar balik dan memperlambat laju motornya, seolah sedang menunggu kedatangan motor Andrie Yunus.

Begitu posisi mereka berpapasan, pelaku langsung menyiramkan cairan kimia berbahaya tersebut ke arah tubuh Andrie.

Seketika, Andrie Yunus berteriak histeris menahan sakit sembari berusaha membuka bajunya. Ia terus berteriak, "AIR KERAS, AIR KERAS!" untuk meminta pertolongan. Teriakan tersebut memicu warga dan pengendara sekitar untuk berkumpul menolong korban, bahkan beberapa warga sempat mencoba mengejar pelaku namun kehilangan jejak.

Polisi Tempuh Jalur Scientific Investigation

Meski laporan resmi dari pihak korban belum masuk, Polres Metro Jakarta Pusat memastikan penyelidikan telah berjalan di lapangan. Pihak kepolisian fokus mengidentifikasi identitas pelaku melalui berbagai metode investigasi.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyatakan bahwa olah TKP sudah dilakukan sesaat setelah kejadian.

"Laporan resmi dari korban belum ada, namun saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas pelaku melalui scientific investigation," ujar Iptu Erlyn Sumantri, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga: Disiram Air Keras, Aktivis KontraS Andrie Yunus Derita Luka Bakar 24 Persen, Aksi Pelaku Terekam CCTV Viral di Medsos

Ia juga menambahkan bahwa tim Reskrim sudah bergerak cepat.

"Semalam dari Reskrim Polres Jakarta Pusat sudah melakukan cek TKP," katanya.

Kondisi Korban dan Dugaan Upaya Pembungkaman

Peristiwa tragis ini terjadi tepat setelah Andrie Yunus menyelesaikan sesi rekaman podcast di Kantor YLBHI, Menteng. Serangan ini meninggalkan dampak fisik yang sangat serius bagi sang aktivis.

Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, mengungkapkan bahwa Andrie menderita luka bakar hingga 24% yang meliputi area tangan, dada, muka, hingga mata.

KontraS menduga kuat bahwa serangan ini bukanlah kriminalitas jalanan biasa, melainkan ada motif politik di balik aksi teror tersebut.

"Atas informasi yang kami himpun tersebut, kami menilai bahwa tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM," tegas Dimas Bagus Arya.***

Editor : Edwar Yaman
#terekam cctv #Andrie Yunus #air keras #aktivis KontraS