PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Turnamen basket pelajar Rajawali Cup IV yang digelar di GOR Tribuana berakhir, Ahad (12/4) malam. Di bagian putri SMA PPOP Ragunan Jakarta sukses mempertahankan gelar juara. Sementara di putra, SMA Bukit Sion Jakarta menjadi juara.
Dalam partai final putri kemarin, SMA PPOP Ragunan Jakarta SMA 1 mengalahkan PSKD Jakarta dengan skor tipis 54-50. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal hingga akhir, bahkan PSKD sempat memimpin sepanjang laga sebelum akhirnya disalip pada menit-menit krusial.
Pelatih PPOP Ragunan Jakarta Syafiq mengaku puas dan menilai kemenangan ini menjadi pencapaian luar biasa, mengingat timnya harus menjalani empat pertandingan berturut-turut hingga babak final. “Target kami memang juara. Kami sangat senang bisa mencapainya, apalagi lawan juga tampil sangat baik di final,” ujarnya.
Baca Juga: Satukan Kekuatan, Plt Gubri Dorong Arah Baru Pembangunan Riau
Sementara itu, pada partai final putra, SMA Bukit Sion Jakarta tampil dominan dan berhasil mengalahkan SMA PPOP Ragunan Jakarta dengan skor 68-59. Ketua Panitia Rajawali Cup IV Juaris Firdaus menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang berpartisipasi, khususnya para juara.
Ia menyoroti keberhasilan tim putri PPOP Ragunan yang mampu mempertahankan gelar, serta performa impresif tim putra Bukit Sion. “Selamat kepada para juara. Pertandingan final berlangsung sangat sengit. Di bagian putri selisih skornya cukup tipis. Ini menunjukkan kualitas kedua tim yang sangat baik,” katanya.
Juaris menambahkan, pertemuan antara tim-tim kuat dari Jakarta di Pekanbaru menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan, laga final putra mempertemukan dua tim yang sudah lama tidak saling berhadapan dalam lima tahun terakhir.
Baca Juga: Perangi Narkoba, Hindari Anarkis
Antusiasme penonton pun terlihat tinggi sepanjang pertandingan final. Tribun penonton di GOR Tribuana dipenuhi oleh suporter yang memberikan dukungan penuh kepada tim favorit mereka. Ke depan, panitia berencana kembali menggelar turnamen ini dengan skala yang lebih besar.
Evaluasi akan dilakukan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan, termasuk memperluas jangkauan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kami berharap ke depan bisa menghadirkan tim-tim dari wilayah yang lebih luas, seperti Makassar, Banjarmasin, hingga Jawa Timur,” ujarnya.(dof)
Editor : Arif Oktafian