Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Gol Ramadhan Sananta Dianulir Wasit, Indra Sjafri: Andai Saja Ada VAR

Edwar Yaman • Kamis, 28 September 2023 | 20:28 WIB
Ramadhan Sananta (kiri) berebut bola dengan bek Uzbekistan, Khamraliev Mukhammadkodir di babak 16 besar Asian Games 2022, Kamis (28/9/2023).
Ramadhan Sananta (kiri) berebut bola dengan bek Uzbekistan, Khamraliev Mukhammadkodir di babak 16 besar Asian Games 2022, Kamis (28/9/2023).

HANGZHOU (RIAUPOS.CO) – Pelatih Indra Sjafri memberikan apresiasi kepada para pemainnya walau tersisih dari Asian Games 2022. Skuad Garuda Muda menyerah 0-2 dari Uzbekistan di Shangcheng Sports Centre Stadium, Cina, Kamis (28/9/2023).

Menurutnya, para pemainnya telah menjalani instruksi dengan baik di lapangan. Bahkan, Uzbekistan sampai kerepotan membobol gawang Indonesia yang dikawal Ernando Ari hingga waktu normal 90 menit.

“Semua sudah mengikuti game plan yang saya instruksikan. Kami hanya lengah dan melakukan kesalahan kecil ketika menjalani babak tambahan waktu,” ungkapnya.

Namun, pelatih asal Sumatera Barat ini menyesali keputusan wasit asal Qatar, Mohammed Ahmed Al-Shammari, yang menganulir gol Ramadhan Sananta dengan dalih off-side.

“Andai saja ada VAR, dan pertandingan ini menerapkannya, mungkin bisa dikaji ulang sebelum wasit menganulir gol tersebut,” keluh pelatih berusia 60 tahun tersebut.

Indra pantas kecewa dengan keputusan itu, karena dirinya sempat sujud syukur ketika Sananta mencetak gol bagi Indonesia. Sayang, gol itu dianulir wasit. Ini merupakan kejadian kedua kalinya usai final SEA Games 2023.

Walau begitu, Indra tak ingin mencari kambing hitam atas kegagalan tim asuhannya dari Uzbekistan. Terkadang, kesalahan kerap terjadi dalam sepakbola.

Dia hanya bersyukur para pemainnya telah memberikan yang terbaik di multievent ini, bahkan ingin melampaui capaian Garuda Muda yang mentok di babak 16 besar Asian Games 2018.

“Semua sudah bekerja keras, termasuk Sananta. Saya tak ingin membahas dirinya memiliki efek atau tidak dalam permainan ini, karena sepakbola merupakan permainan kolektivitas,” lanjutnya.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada klub yang bersedia mengirim para pemainnya, terutama Persis Solo yang bersedia mengirim Ramadhan Sananta untuk bergabung dengan Garuda Muda di Asian Games 2022.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman

 

Editor : RP Edwar Yaman
#timnas indonesia u-23 #Ramadhan Sananta #prank #timnas uzbekistan #var #wasit indra sjafri #asian games 2022