DUMAI (RIAUPOS.CO) - Partai final event Riau Pos - HSBL Dumai series tahun 2024, tersaji Sabtu (18/5) di lapangan Hock Liong Kiong Green Arena Dumai Jalan Kelakap Tujuh, Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan antara SMA Swasta Santo Tarcisius melawan SMAN 1 Dumai. Akhirnya tim putra SMA Swasta Santo Tarcisius menang telak dengan skor 52-27.
Pelatih SMAN 1 Dumai, Juandaru yang ditemui Riau Pos usai pertandingan menjelaskan, secara kualitas dan kuantitas dari permainan kedua tim sama bagus. Bahkan secara fisik dan mental kedua tim sama-sama bagus.
‘’Harus kita akui, SMAS Santo Tarcisius bermain bagus. Dan Pemain SMAN 1 Dumai, juga tak kalah bagus,’’ kata Juandaru seraya menambahkan hanya finishing yang perlu dimatangkan.
Tahun depan, lanjut Juandaru, pola latihan dan penyelesaian akhir perlu terus ditingkatkan. ‘’Yang jelas, kami akan tetap terus berlatih dan tahun depan semoga kami bisa ikut lagi,’’ kata Juandaru.
Sementara para kuarter pertama permainan dimulai, SMAS Santo Tarcisius langsung menekan di babak-babak pertama. Variasi serangan cepat yang dibangun SMAS Santo Tarcisius angat sulit untuk diimbangi.
Meskipun diserang secara cepat, namun pemain SMAN 1 Dumai tidak tinggal diam. Secara terpola, SMAN 1 Dumai terus membalas serangan. Hanya saja, dalam penyelesaian akhir yang kurang mulus. Akhirnya di kuarter pertama SMAS Santo Tarcisius unggul atas SMAN 1 Dumai dengan skor 19-11.
Pada kuarter kedua, pemain SMAS Santo Tarcisius lebih tampil menekan. Memanfaatkan lebar lapangan terus dilakukan tim ini. Bola yang masuk ke jaring SMAN 1 Dumai cukup banyak. Namun SMAN 1 Dumai tidak tinggal diam dan memberikan perlawanan. Di akhir kuarter kedua ini, SMAS Santo Tarcisius masih mengungguli SMAN 1 Dumai dengan skor yang cukup jauh 29-15.
Di masa kuarter ketiga, permainan dari kedua tim ini dinilai semakin keras. Benturan demi benturan tidak terelakkan dari kedua tim. Giliran pemain, baik dari SMAS Santo Tarcisius maupun SMAN 1 Dumai harus terpaksa dibawa ke luar lapangan lantaran keseleo.
Di tengah permainan dalam tempo keras, namun SMAS Santo Tarcisius tidak sedikit pun mengendorkan serangan. Malahan serangannya semakin agresif. Dan di kubu SMAN 1 Dumai juga tidak diam. Permainan apiknya terus dipertontonkan. Hingga kuarter ketika berakhir, SMAS Santo Tarcisius masih unggul dengan skor 45-27.
Memasuki kuarter keempat, memang kemenangan punya SMAS Santo Tarcisius. Betapa tidak, di kuarter keempat, SMAS Santo Tarcisius benar-benar berhasil mengurung SMAN 1 Dumai hingga tidak dapat berkembang sama sekali.
Serangan demi serangan dari Santo Tarcisius selalu membuahkan poin. Sebaliknya, serangan yang dibangun SMAN 1 Dumai dengan mudah dipatahkan dan melakukan serangan dengan cepat dan terukur. Di kuarter keempat ini, SMAN 1 Dumai tidak mampu menyumbang satu poin pun. SMAS Santo Tarcisius pun menang mudah di kuarter keempat atas SMAN 1 Dumai dengan skor mencolok 52-27.
Putri SMAN 3 Mandau Raih Juara Pertama
Sementara itu, putaran final putri di event Riau Pos-HSBL (Honda Student Basketball League) Dumai series tahun 2024, Sabtu (18/5) mempertemukan SMAN 3 Mandau melawan SMAN Binsus Dumai. Hasilnya putri SMAN 3 Mandau meraih juara pertama setelah menundukkan SMAN Binsus Dumai dengan skor 23-5.
Sekitar pukul 16.18, peluit ditiup wasit dan permainan pun dimulai. Hanya membutuhkan waktu sekitar dua menit saja, SMAN Mandau mendapatkan pinalti dua lemparan. Lemparan pertama masuk namun lemparan kedua gagal dan skor pecah 1-0 buat keunggulan SMAN 3 Mandau.
Usai waktu time out, dimenit 16.27, SMAN Mandau menyerang dan berhasil memasukkan bola. Skor pun berubah menjadi 3-0 keunggulan buat SMAN 3 Mandau. Tiga menit jelang kuarter kedua, SMAN 3 Mandau mendapatkan pinalti dua lemparan. Namun kesemuanya gagal mengubah skor.
Dua menit usai memasuki kuarter kedua, SMAN 3 Mandau terus tampil menekan. Hasilnya, pemain SMAN 3 Mandau kembali berhasil menjaringkan bola dua angka dan mengubah skor menjadi 5-0. Tidak lama berselang, pemain SMAN 3 Mandau kembali menambahkan poin setelah pemainnya berhasil memasukkan bola ke dalam jaring dan skor berubah menjadi 7-0.
Kendati dalam posisi tertekan, dua menit kemudian, SMAN Binsus Dumai mencoba bangkit. Hasilnya, lemparan pemainannya masuk ke dalam jaring. Skor pun pecah menjadi 7-2 masih unggul SMAN 3 Mandau.
Hanya membutuhkan waktu sekitar dua menit setelah SMAN Binsus Dumai memecahkan skor, pemain SMAN 3 Mandau tetap meningkatkan permainan. Hasilnya pemain SMAN 3 Mandau memasukkan bola dua angka yang menjadi skor berubah menjadi menjadi 9-2 hingga memasuki masa time out.
Usai time out, pemain SMAN 3 Mandau semakin intens menekan. Upayanya berhasil setelah lemparan pemain SMAN 3 Mandau masuk ke dalam jaring dan skor kembali berubah menjadi 11-2. SMAN Binsus Dumai semakin tertekan.
Dalam suasana yang terus tertekan ini, pemain SMAN 3 Mandau mencoba menambah keunggulannya. Dari pinalti dua lemparan buat SMAN 3 Mandau hanya satu yang berhasil masuk. Skor pun berubah menjadikan 12-2. Baru berusaha untuk bangkit, SMAN Binsus Dumai malah kebobolan. Lemparan dua angka pemain SMAN 3 Mandau masuk dan skor berubah menjadi 14-2 hingga masuk waktu time out untuk kuarter ketiga.
Di menit-menit awal di kuarter ketiga, pemain SMAN 3 Mandau mencoba mengubah taktik serangannya. Yakni melakukan dengan memanfaatkan lebar lapangan dengan memainkan pola lamban buat mengulur waktu.
Meskipun begitu, caranya membuahkan hasil dan skor berubah menjadi 16-2 unggul SMAN 3 Mandau. Di menit mendekati berakhirnya kuarter ketiga, SMAN Binsus Dumai mencoba bangkit. Melalui tembakan tiga angkanya SMAN Binsus Dumai. Skor berubah menjadi 5-16.
Di kuater keempat, posisi SMAN Binsus Dumai memang benar-benar tertekan. SMAN 3 Mandau semakin nyaman menekan. Serangannya berhasil dan mengubah skor menjadi 18-5. Pemain SMAN 3 Mandau terus menekan dan kembali memasukkan bola dan skor menjadi 20-5.
Memasuki akhir kuarter keempat, pemain SMAN 3 Mandau malah mampu membuat kejutan. Lemparan bola tiganya mampu masuk ke jaring. Skor tutup 23-5 kemenangan buat SMAN 3 Mandau.
Pelatih SMAN Binsus Dumai, Friandra yang ditemui Riau Pos, Sabtu (18/5) usai pertandingan mengakui anak-anak asuhnya terus ditekan dan sulit untuk mengembangkan permainan. Dan memang, SMAN 3 Mandau terlalu tangguh.
‘’Untuk tahun depan, kita coba benahi dari segi pisik maupun pola main. Walaupun kita main cukup baik, namun fisik agak menurun,’’ kata Friandra seraya menambahkan semoga tahun depan bisa ikut lagi.(sah)
Editor : RP Bayu Saputra