JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Perhelatan Euro 2024 yang berlangsung di Jerman telah dimulai dan langsung memberikan kejutan serta cerita menarik di matchday pertama. Turnamen yang dimulai pada 14 Juni hingga 14 Juli ini menampilkan permainan dari 24 negara terbaik di Eropa, dengan Jerman sebagai tuan rumah yang memainkan pertandingan pembuka melawan Skotlandia di Allianz Arena.
Dalam laga pembuka tersebut, Jerman tampil luar biasa dengan melumat Skotlandia 5-1. Der Panzer menunjukkan dominasinya sejak awal turnamen, memberikan sinyal kuat kepada tim-tim lain bahwa mereka siap menjadi favorit juara. Bermain di sepuluh stadion berbeda di seluruh Jerman, tuan rumah tampak solid dan siap melangkah jauh di Euro 2024.
Matchday pertama diwarnai oleh berbagai pertandingan yang menarik, meski tidak semua sesuai ekspektasi. Salah satu laga yang paling mengecewakan adalah pertandingan antara Inggris dan Serbia. Selama 90 menit di lapangan, laga ini hanya menghasilkan total 11 percobaan tembakan, jumlah terendah dalam sejarah Euro sejak 1980. Meskipun Inggris berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 berkat gol Jude Bellingham di menit ke-13, performa mereka jauh dari kata memuaskan. Jika Inggris ingin menjadi juara, mereka harus segera memperbaiki performa di laga-laga berikutnya dan menunjukkan level permainan yang lebih tinggi.
Di sisi lain, pertandingan antara Turki dan Georgia justru menjadi laga terbaik di matchday pertama. Kedua tim yang bukan unggulan ini mampu menyuguhkan permainan dengan intensitas tinggi, banyak peluang tercipta, dan aksi impresif. Pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 2-2 ini benar-benar memanjakan para penonton, baik yang mendukung kedua tim maupun penonton netral.
Drama sudah tersaji sejak babak pertama ketika Turki mencetak gol pembuka di menit ke-25, disusul gol Georgia yang menyamakan kedudukan empat menit kemudian. Laga ini menjadi bukti bahwa pertandingan seru tidak selalu datang dari tim-tim besar.
Selain itu, beberapa pemain besar seperti Harry Kane, Kylian Mbappe, Cristiano Ronaldo, Patrik Schick, dan Romelu Lukaku belum mampu mencatatkan namanya di papan skor. Hal ini menambah menarik persaingan dalam perburuan top skor di turnamen ini. Meskipun belum ada yang menonjol, matchday kedua yang dimulai pada Rabu, 19 Juni, akan menjadi kesempatan berikutnya bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Dalam gelaran Euro kali ini, beberapa rekor baru juga berhasil dipecahkan. Arda Guler dari Turki berhasil memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda dalam laga debut di usia 19 tahun 114 hari. Selain itu, Pepe dari Portugal, dengan usia 41 tahun 113 hari, menjadi pemain tertua yang tampil di putaran final Euro. Cristiano Ronaldo juga kembali mencatatkan namanya dalam buku rekor dengan penampilan terbanyak di putaran final Euro pada usia 39 tahun 134 hari.
Berikut adalah hasil lengkap, jadwal pertandingan, klasemen, dan daftar top skor terbaru di Euro 2024:
Grup A
Jerman memimpin klasemen Grup A dengan enam poin dari dua kemenangan. Swiss berada di posisi kedua dengan empat poin, diikuti oleh Skotlandia dan Hungaria yang masing-masing memiliki satu dan nol poin.
Jadwal Pertandingan:
Matchday 1: Jerman Vs Skotlandia (5-1), Hungaria Vs Swiss (1-3)
Matchday 2: Jerman Vs Hungaria (2-0), Skotlandia Vs Swiss (1-1)
Matchday 3: Skotlandia Vs Hungaria, Swiss Vs Jerman
Grup B
Spanyol dan Italia berada di puncak klasemen dengan tiga poin masing-masing setelah kemenangan di matchday pertama. Albania dan Kroasia masih berjuang untuk mendapatkan poin lebih banyak di pertandingan berikutnya.
Jadwal Pertandingan:
Matchday 1: Spanyol Vs Kroasia (3-0), Italia Vs Albania (2-1)
Matchday 2: Kroasia Vs Albania (2-2), Spanyol Vs Italia
Matchday 3: Albania Vs Spanyol, Kroasia Vs Italia
Grup C
Inggris berada di puncak klasemen dengan kemenangan tipis atas Serbia. Denmark dan Slovenia berbagi poin setelah bermain imbang, sementara Serbia harus bekerja keras untuk bangkit.
Jadwal Pertandingan:
Matchday 1: Slovenia Vs Denmark (1-1), Serbia Vs Inggris (0-1)
Matchday 2: Slovenia Vs Serbia, Denmark Vs Inggris
Matchday 3: Inggris Vs Slovenia, Denmark Vs Serbia
Grup D
Belanda dan Prancis memimpin Grup D setelah meraih kemenangan di matchday pertama. Austria dan Polandia harus berjuang lebih keras di pertandingan berikutnya untuk mengejar ketertinggalan.
Jadwal Pertandingan:
Matchday 1: Polandia Vs Belanda (1-2), Austria Vs Prancis (0-1)
Matchday 2: Polandia Vs Austria, Belanda Vs Prancis
Matchday 3: Belanda Vs Austria, Prancis Vs Polandia
Grup E
Rumania dan Slovakia berada di posisi atas Grup E dengan kemenangan di matchday pertama. Belgia dan Ukraina harus meningkatkan performa mereka untuk bersaing di grup ini.
Jadwal Pertandingan:
Matchday 1: Rumania Vs Ukraina (3-0), Belgia Vs Slovakia (0-1)
Matchday 2: Slovakia Vs Ukraina, Belgia Vs Rumania
Matchday 3: Slovakia Vs Rumania, Ukraina Vs Belgia
Grup F
Turki dan Portugal memimpin klasemen Grup F dengan kemenangan di matchday pertama. Republik Ceko dan Georgia harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan mereka.
Jadwal Pertandingan:
Matchday 1: Turki Vs Georgia (3-1), Portugal Vs Republik Ceko (2-1)
Matchday 2: Georgia Vs Republik Ceko, Turki Vs Portugal
Matchday 3: Georgia Vs Portugal, Republik Ceko Vs Turki
Top Skor Sementara
2 Gol: Jamal Musiala (Jerman)
1 Gol: Florian Wirtz (Jerman), Ilkay Gundogan (Jerman), Kai Havertz (Jerman), Niklas Fullkrug (Jerman), Emre Can (Jerman), Nedim Bajrami (Albania), Christian Eriksen (Denmark), Jude Bellingham (Inggris), Barnabas Varga (Hungaria), Nicolo Barella (Italia), Alessandro Bastoni (Italia), Cody Gakpo (Belanda), Wout Weghorst (Belanda), Adam Buksa (Polandia), Erik Janza (Slovenia), Dani Carvajal (Spanyol), Alvaro Morata (Spanyol), Fabian Ruiz (Spanyol), Michel Aebischer (Swiss), Kwadwo Duah (Swiss), Breel Embolo (Swiss), Denis Dragus (Rumania), Razvan Marin (Rumania), Nicolae Stanciu (Rumania), Ivan Schranz (Slovakia), Qazim Laci (Albania), Klaus Gjasula (Albania), Andrej Kramaric (Kroasia), Scott McTominay (Skotlandia), Kerem Akturkoglu (Turki), Arda Guler (Turki), Mert Muldur (Turki), Xherdan Shaqiri (Swiss), Francisco Conceicao (Portugal)
Gol bunuh diri: Max Wober (Austria), Antonio Rudiger (Jerman)
Euro 2024 masih panjang dan segala kemungkinan masih bisa terjadi. Setiap tim harus tetap fokus dan berusaha memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Dengan semangat juang yang tinggi dan strategi yang tepat, siapa pun bisa menjadi juara di turnamen paling bergengsi di Eropa ini. Mari kita nantikan aksi-aksi seru selanjutnya di Euro 2024 dan saksikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Edwir Sulaiman