Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Riau Kembali Masuk 10 Besar pada PON XXI Aceh-Sumut 2024

Denny Andrian • Rabu, 18 September 2024 | 09:35 WIB
Lifter Riau Hendri (tengah) bersama atlet Jawa Barat Ade Bazrudin dan lifter Jawa Tengah Adven Hindarto melakukan selebrasi usai pengalungan medali angkat berat kelas 74 kg.
Lifter Riau Hendri (tengah) bersama atlet Jawa Barat Ade Bazrudin dan lifter Jawa Tengah Adven Hindarto melakukan selebrasi usai pengalungan medali angkat berat kelas 74 kg.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Akhirnya Kontingen Riau kembali masuk 10 besar klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, Selasa (17/9). Riau mengumpulkan 18 medali emas, 13 perak, dan 27 perunggu. Hanya selisih 1 emas dari Kalimantan Timur yang berada di urutan sembilan dengan 19 emas, 36 perak, dan 46 perunggu.

Keberhasilan menembus 10 besar tak terlepas dari kontribusi cabang olahraga (cabor) angkat berat dan renang yakni sukses menyumbangkan medali kemarin. Angkat berat meraih dua medali emas dan satu perunggu. Sedangkan, renang dapat satu emas.

Dua emas angkat berat dipersembahkan lifter Hendri yang turun di kelas 74 kg putra dan Andre Satria di kelas 83 kg putra.  Sedangkan perunggu diraih Windi Astuti yang turun di kelas 57 kg putri. Sementara itu, satu medali emas dari renang dipersembahkan Anandia Triciel Vanessa.

Turun di nomor 100 meter gaya dada putri, Vanessa finish terdepan dengan catatan waktu 1 menit, 11.25 detik. Catatan waktunya ini mempertajam rekor PON Vanessa di PON XX Papua lalu yaitu 1 menit11,38 detik. Ia unggul atas perenang Jawa Barat Adellia dengan catatan waktu 1 menit 11, 40 detik dan perenang Jawa Timur Nurita Monica Sari dengan catatan waktu 1 menit 11, 81 detik.

Ketua Umum KONI Riau, Iskandar Hoesin pun semakin yakin Riau bisa mempertahankan posisi 10 besar klasemen sesuai dengan target awal. Atlet-atlet Riau masih akan terus berjuang di sisa waktu pelaksanaan PON XXI untuk mencapai target 25 medali emas, baik yang masih bertanding di Medan maupun di Banda Aceh.

“Pertama tentunya kita sangat bangga terhadap atlet angkat berat Riau yang berhasil mencapai target tiga medali emas. Kalau bisa melebihi target karena masih ada atlet andalan kita di angkat berat yang masih bertanding sampai 19 September. Kita masih optimistis masuk 10 besar,” ujarnya, Selasa (17/9).

“In sya Allah target 25 medali emas bisa. Atlet kita masih berjuang untuk mencapai itu. Memang beberapa cabor andalan kita gagal mencapai target medali emas. Tapi masih bisa ditutupi oleh cabor yang berhasil melebihi target seperti senam, anggar, dan ini kita berharap angkat berat juga bisa melebihi target,” tambahnya.

Dijelaskannya, cabor yang masih menyisakan pertandingan dan masuk final di antaranya tinju, angkat berat, menembak, kempo, selam, ski air, renang, dan dayung. Jika masing-masing cabor ini berhasil meraih satu medali emas, maka  target Riau 25 medali emas bisa tercapai.

“In sya Allah, mari kita berdoa dan memberikan dukungan terhadap atlet kita yang masih menyisakan pertandingan final. Mudah-mudahan masing-masing dapat satu emas dari delapan cabor yang masuk final,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Riau Sanusi Anwar, menjelaskan, untuk tambahan medali emas di sisa waktu pertandingan PON XXI, masih terbuka lebar. Seperti angkat berat bisa menambah 1 atau dua medali emas. 

Kemudian menembak, atlet andalan Riau Totok Trimartanto, selanjutnya tinju putra Ingatan Ilahi, begitu juga dari renang Vanessa diperkirakan kembali akan menyumbangkan medali emas di nomor andalannya.

“Mudah-mudahan, kita menambah satu medali emas lagi dari angkat berat. Tinju, menembak, selam juga atlet kita masuk final. Kempo juga ada yang masuk final. Kalau angkat berat in sya Allah bisa menambah dua medali emas lagi. 10 besar bisa kita tembus. Yang bisa kita geser itu Lampung, Kaltim, dan DIY,” jelas Sanusi Anwar.

Sementara itu, Sekretaris Umum Aquatik Indonesia Riau Akmal Famajra salut dengan prestasi Vanessa di PON XXI yang memperbaiki rekornya sendiri. “Itu memang nomor andalan Vanessa sendiri. Ia juga memperbaiki rekor PON nya di Papua lalu. Saya bangga dan salut dengan Vanessa apalagi saingannya adalah dari Jawa Barat dan Jawa Timur,” ujarnya.

Sekum PRSI Riau itu juga menambahkan untuk mengikuti PON XXI ini, Vanessa juga bersedia menunda untuk memiliki momongan. “Saya juga acungkan jempol untuk cucu mantan Gubernur Riau HR Subrantas ini. Vanessa dan suaminya bersedia untuk menunda punya momongan demi membela Riau di PON XXI Aceh-Sumut 2024.” Jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Riau Edi Satria juga menuturkan rasa bangga karena Vanessa berhasil meraih medali emas. “Alhamdulillah, Vanessa berhasil meraih medali emas di pertandingan hari ini (kemarin, red). Saya ucapkan selamat atas prestasinya dan menambah raihan medali emas Riau di PON XXI ini,” jelasnya.

Berdasarkan website resmi PON XXI, https://ponxxi.acehprov.go.id, hingga Selasa (179) pukul 22.57 WIB, puncak klasemen masih dikuasai Jakarta dengan 133 emas, 114 perak, dan 106 perunggu. Posisi dua ditempati Jawa Barat dengan 131 emas, 122 perak, dan 122 perunggu. Jawa Timur berada di urutan tiga dengan raihan 105 emas, 108 perak, dan 109 perunggu.(das/dof)

Editor : Rindra Yasin
#angkat berat #kontingen riau #PON XXI Aceh Sumut 2024 #Lifter Angkat Berat #klasemen sementara