Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Athletic Bilbao vs Real Madrid 2-1: Kylian Mbappe Gagal Penalti Lagi, Ancelotti Bilang Begini

Edwar Yaman • Kamis, 5 Desember 2024 | 07:16 WIB
Pemain Real Madrid Jude Bellingham (kanan) menghibur rekan setimnya Kylian Mbappe setelah gagal mengeksekusi penalti saat kalah 1-2 dari Athletic Bilbao di San Mames, Kamis (5/12/2024).
Pemain Real Madrid Jude Bellingham (kanan) menghibur rekan setimnya Kylian Mbappe setelah gagal mengeksekusi penalti saat kalah 1-2 dari Athletic Bilbao di San Mames, Kamis (5/12/2024).

BILBAO (RIAUPOS.CO) – Real Madrid gagal memangkas jarak dengan pimpinan klasemen LaLiga, Barcelona. Ini setelah tim berjuluk Los Blancos itu kalah 1-2 saat tandang ke San Mames, markas Athletic Bilbao, Kamis (5/12/2024) dini hari WIB.

Dalan laga itu, bintang Real Madrid asal Prancis, Kylian Mbappe gagal mengeksekusi penalti. Ini adalah penalti kedua yang gagal dieksekusi Mbappe dalam sepekan.Sebelumnya dia juga gagal mengeksekusi penalti saat kalah dari Liverpool di Liga Champions.

Álex Berenguer membawa Bilbao unggul pada menit ke-53. Kylian Mbappe memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan 15 menit kemudian, namun tendangan penaltinya berhasil ditepis kiper Bilbao, Julen Agirrezabala.

Jude Bellingham kemudian menyamakan skor pada menit ke-78 -- memanfaatkan bola pantul dari tembakan Mbappé -- sebelum Gorka Guruzeta dari Bilbao mencetak gol kemenangan pada menit ke-80 menyusul kesalahan yang dilakukan gelandang Federico Valverde.

Kegagalan Mbappe mengonversi penalti terjadi seminggu setelah tendangannya yang ditepis kiper Liverpool Caoimhin Kelleher dari Liverpool dalam kekalahan Madrid 2-0 di Anfield di Liga Champions.

"Saya belum berbicara dengan Mbappe," kata Ancelotti dalam konferensi pers pascapertandingannya, ketika ditanya bagaimana perasaan para pemainnya.

"Saya tidak seharusnya menilai permainan pemain berdasarkan penalti. Terkadang Anda mencetak gol, terkadang tidak. Jelas dia sedih dan kecewa, tetapi kami harus terus maju. Fede [Valverde] sedih dan kecewa seperti Kylian, tetapi Fede adalah pemain hebat. Orang membuat kesalahan dalam sepakbola," jelas pelatih asal Italia itu.

Mbappe telah mencetak 10 gol dalam 20 penampilan untuk Madrid sejauh ini, tetapi telah menghadapi kritik yang semakin meningkat atas penampilannya bulan lalu.

"Dia tidak dalam level terbaiknya, tetapi kami harus memberinya waktu untuk beradaptasi," kata Ancelotti, yang mengonfirmasi bahwa Mbappe akan terus menjadi calon pengambil penalti untuk Madrid, bersama Vinicius Junior dan Jude Bellingham.

"Dia telah mencetak 10 gol, dia bisa bermain lebih baik, dan dia berusaha untuk menjadi lebih baik."

Mbappe telah menolak kesempatan untuk mengambil penalti lainnya saat melawan Getafe pada hari Ahad, dan Bellingham yang menggantikannya.

"Ia mengambil tanggung jawab untuk mengambil penalti hari ini, dan hasilnya tidak bagus," kata Ancelotti.

"Namun dalam sepakbola, hal itu bisa terjadi."

 

Kiper Athletic Agirrezabala mengatakan bahwa ia telah mengantisipasi ke arah mana Mbappe akan menendang penaltinya.

"Saat ini kami banyak mempelajari segalanya. Kami tahu ia adalah pengambil penalti yang baik. Ia baru saja gagal mengeksekusi penalti, dan saya pikir ia akan melakukannya di sisi yang sama. Beruntung, itulah yang terjadi," katanya kepada DAZN.

Kekalahan tersebut membuat Madrid tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen LaLiga Barcelona, ​​dengan satu pertandingan tersisa.***

Editor : RP Edwar Yaman
#kylian mbappe #Valverde #Ancelotti #gagal penalti #real madrid #Bilbao #athletic bilbao vs real madrid