LONDON (RIAUPOS.CO) - Manchester United harus berjuang keras untuk meraih kemenangan 1-0 atas Fulham di Craven Cottage, Senin (27/1/2025) dini hari WIB. Gol kemenangan tim berjuluk Setan Merah itu tercipta lewat tendangan jarak jauh bek Lisandro Martínez.
Tendangan spekulasi Lisandro Martínez pada menit ke-78 memantul dari Sasa Lukic dan melewati kiper Fullham asal Jerman, Bernd Leno. Kemenangan ini menjadi hiburan domestik yang menyenangkan bagi pelatih kepala Man United Ruben Amorim. Pasalnya pekan lalu timnya dikalahkan dengan mudah oleh Brighton untuk kekalahan keenam dalam sembilan pertandingan di Liga Premier.
Dalam laga itu Fulham nyaris menyamakan kedudukan di menit-menit akhir. Pemain lulusan akademi Fulham, Toby Collyer melakukan sundulan menyambut sepak pojok Joachim Andersen.
Pemain pengganti Rodrigo Muniz memiliki satu peluang terakhir di waktu tambahan, tetapi tendangan sang penyerang melambung jauh di atas mistar gawang dari dalam area penalti.
Segera setelah itu, Amad Diallo tampak telah memastikan tiga poin di menit-menit akhir setelah bekerja sama dengan Kobbie Mainoo, tetapi gol itu dianulir karena off-side.
"Saya pikir saya beruntung, tetapi ini kemenangan yang penting," kata Lisandro Martinez kepada TNT Sports.
"Saya senang dengan cara kami memenangkan pertandingan. Tidak masalah siapa yang mencetak gol -- yang terpenting adalah tiga poin. Ini sangat berarti. Tidak hanya bagi para penggemar, tetapi juga bagi kami karena kami telah banyak menderita. Ini adalah kemenangan yang sulit, di klub ini tekanannya berat, tetapi kami di sini. Kami tahu betapa sulitnya itu. Bahkan dalam pertandingan seperti hari ini kami harus menang dan rendah hati setelah menang," ujar bek Timnas argentina tersebut.
Hasil ini membuat Man United naik ke posisi ke-12 klasemen sementaar Liga Premier. Mereka tertinggal empat poin dari Fulham di posisi ke-10.
"Satu tembakan tepat sasaran dari Man Utd -- sebuah tendangan yang membentur tiang gawang," kata pelatih Fulham Marco Silva setelah kekalahan itu.
"Kami adalah tim yang lebih mendominasi. Kami memiliki dua atau tiga momen bagus untuk mencetak gol, tetapi saya tidak ingat satu momen berbahaya pun dari Man Utd," jelasnya.***
Editor : Edwar Yaman