PADANG (RIAUPOS.CO) – Musim lalu Semen Padang menghadapi PSBS Biak pada laga final perebutan gelar Liga 2. Tim berjuluk Kabau Sirah itu kalah, namun mereka sudah menggenggam tiket promosi ke Liga 1. Musim ini di putaran pertama Liga 1, lagi-lagi Semen Padang kalah 2-3 di Stadion I Wayan Dipta.
Kedua tim kembali bertemu di putaran kedua. Kabau Sirah yang berada satu setrip di zona degrdasi (peringkat 15) akan menjadi tuan rumah dengan menjamu PSBS Biak di Stadion H Agus Salim pada Sabtu (1/3/2025) malam WIB.
Kabau Sirah bertekad meraih tiga poin agar tetap aman dari bayang-bayang degradasi ke Liga 2.
Dikutip dari Liga Indonesia Baru, kiper Semen Padang M Dicky Indrayana, mengaku bahwa bukan hanya melawan PSBS Biak yang penting, tetapi sisa pertandingan Semen Padang menjadi penting. Apalagi pertandingan sisa yang akan dimainkan di kandang Semen Padang akan jadi titik krusial penentu nasib Kabau Sirah. Sudah pernah mencicipi kerasnya persaingan promosi ke Liga 1 tentu membuat Semen Padang bakal mati-matian agar tidak kembali lagi turun ke Liga 2.
"Kami sudah berlatih dengan keras dan mempersiapkan semuanya untuk pertandingan melawan PSBS Biak. Kami menyadari bahwa untuk sekarang sudah menjadi krusial karena setiap pertandingan akan terasa penting bagi Semen Padang. Sisa pertandingan, terutama yang di kandan, tentu akan coba kami manfaatkan untuk tidak kehilangan poin. Posisi kami masih rentan tergeser sehingga kami harus ekstra maksimal," tutur mantan kiper Bali United itu.
Hal senada diungkapkan Bima Reksa yang berharap dukungan penuh dari suporter. Menurut pemain kelahiran Bogor itu, tampil di depan pendukungnya sendiri maka sudah dipastikan motivasi pemain akan berlipat untuk meraih kemenangan.
"Kami memerlukan dukungan penuh dari suporter, maka kami berharap mereka datang memenuhi stadion. Tentu saja kami akan tampil all out pertandingan melawan PSBS nanti. Kemenangan jadi target satu-satunya kami," tuturnya.
Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida, menegaskan timnya sudah melakukan persiapan matang selama tiga hingga empat hari terakhir.
“Kami sudah mempersiapkan semuanya dengan baik dan siap menghadapi pertandingan ini. Target kami tetap sama, yaitu meraih kemenangan,” ujar Almeida dalam konferensi pers, Jumat (28/2/2025).
Ia juga memastikan tim pelatih telah menyiapkan pengganti untuk mengisi posisi yang ditinggalkan pemain yang absen.
“Yang terpenting adalah bagaimana kami mencari solusi atas situasi ini. Dengan pemain yang berbeda, tentu strategi dan taktik juga akan mengalami perubahan,” tambahnya.
Di kubu lawan, Pelatih PSBS Biak, Marcos Guillermo Samso, menegaskan timnya datang ke Padang dengan target kemenangan.
“Kami ingin memastikan posisi kami lebih aman di klasemen. Namun, yang terpenting adalah menampilkan permainan yang menarik,” ujarnya.
Marcos juga memastikan seluruh pemain PSBS Biak dalam kondisi prima dan siap bertanding.
“Kami berharap bisa membawa pulang poin dari laga tandang ini,” pungkasnya.
Laga ini menjadi krusial bagi kedua tim. Semen Padang harus membuktikan ketangguhannya meski tanpa beberapa pemain kunci. Sementara PSBS Biak yang kini berada di posisi 12 klasemen dengan 30 poin, berambisi mencuri poin di kandang Kabau Sirah.
Pertemuan kedua tim berlangsung dengan PSBS Biak yang unggul secara statistik. Selain kemenangan di laga final Liga 2 musim lalu, PSBS Biak juga berhasil menang di pertemuan pertama di markas PSBS Biak. Pertandingan pada (18/10/24) itu dimenangkan Badai Pasifik dengan skor tipis 3-2 atas Semen Padang. Junior Pigai dan kawan-kawan yang bermain 10 orang tetap bisa menjaga keunggulan sehingga Semen Padang bakal datang di pertemuan kedua dengan misi tambahan berupa pembalasan atas kekalahan.
Kabau Sirah membawa hasil yang terbilang lumayan dalam dua pertandingan terakhir. Semen Padang berhasil menang dengan skor 2-0 atas Persita Tangerang ketika bermain di kandang pada (14/2) dan imbang atas Persis Solo ketika bertandang ke Stadion Manahan pada Jumat (24/2). Semen Padang bertekad untuk bisa meraup poin penuh karena sedang berkejaran dengan kontestan rawan degradasi lainnya, seperti Madura United.
Kedua tim sama-sama mengoleksi 21 poin dari 24 pekan berjalan. Semen Padang mendapat peringkat yang lebih baik lantaran berhasil mencatatkan kebobolan lebih sedikit dibanding Madura United. M. Diky Indrayana dan kawan-kawan wajib membungkam PSBS Biak untuk memuluskan langkah menjauh dari jeratan degradasi. Selain itu, kemenangan atas PSBS Biak akan jadi modal berharga untuk menatap laga berikutnya menghadapi tim kuat, Dewa United, pada pekan ke-26, Rabu (4/3) malam di kandang Dewa United.***
Editor : Edwar Yaman