MILAN (RIAUPOS.CO) - AC Milan dilaporkan akan segera menyelesaikan proses penjualan gelandang andalan berdarah Indonesia, Tijjani Reijnders ke Manchester City dalam sebuah kesepakatan bernilai fantastis. Transfer ini, jika terealisasi, akan secara signifikan mendongkrak anggaran belanja pemain klub berjuluk Rossoneri itu hingga mencapai sembilan digit, memberikan modal besar untuk membangun ulang tim.
Perkembangan ini terjadi dengan sangat cepat, seiring dengan semakin dekatnya pengumuman resmi Massimiliano Allegri sebagai pelatih kepala baru Milan. Manuver di pasar transfer tampaknya akan segera dimulai dengan intensitas tinggi.
Pembicaraan intensif mengenai potensi kepindahan Tijjani Reijnders ke Manchester City terus menjadi topik hangat, dengan klub raksasa Liga Primer Inggris tersebut kini disebut telah mengajukan tawaran baru yang jauh lebih baik setelah proposal pertama mereka sebelumnya ditolak mentah-mentah oleh Milan. Tekanan bagi kubu Manchester City untuk segera menyelesaikan kesepakatan ini juga semakin meningkat, mengingat manajer mereka, Pep Guardiola, diyakini sangat menginginkan kehadiran pemain berdarah Indonesia itu untuk memperkuat kedalaman skuadnya menjelang partisipasi di ajang Piala Dunia Antarklub.
Menurut laporan terbaru dari SportMediaset, setelah mengajukan tawaran awal yang berada di kisaran €60 juta, Manchester City kini telah menaikkan tawaran mereka secara signifikan hingga mencapai angka €75 juta. Angka ini dilaporkan sesuai dengan harga yang diminta oleh para direktur I Rossoneri, dan saat ini, disebut hanya tinggal rincian-rincian akhir yang perlu diselesaikan sebelum pengumuman resmi transfer tersebut dapat dilakukan dalam waktu dekat.
Keinginan kuat Manchester City untuk segera mendapatkan tanda tangan Tijjani Reijnders demi kebutuhan tim mereka di Piala Dunia Antarklub yang akan berlangsung di Amerika Serikat telah menjadi faktor yang mempercepat proses negosiasi ini. Situasi ini pada akhirnya akan sangat menguntungkan bagi AC Milan dari sisi finansial, meskipun harus kehilangan salah satu pemain pentingnya di lini tengah.
AC Milan sebenarnya baru saja memperpanjang kontrak pemain berdarah Indonesia tersebut hingga 2030 mendatang, namun kegagalan Rossoneri tampil di Liga Champions musim depan membuat penjualan Reijnders sangat mungkin terjadi. Pemain bernama lengkap Tijjani Martinus Jan Reijnders Lekatompessy tersebut pada musim ini menjadi pilar penting di lini tengah AC Milan dengan tampil sebanyak 54 pertandingan di berbagai ajang dan menyumbangkan 15 gol serta lima assist dari total 4.591 menit bermain.
Dengan potensi penjualan Reijnders, Il Diavolo Rosso kini dipastikan akan membutuhkan seorang playmaker lini tengah baru untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan, dan banyak hal akan sangat bergantung pada keputusan serta visi dari pelatih Massimiliano Allegri. Eks pelatih Cagliari itu dilaporkan telah mengadakan pertemuan intensif dengan Direktur Olahraga Igli Tare dalam beberapa jam terakhir untuk merencanakan strategi dan target di pasar transfer.
AC Milan disebut bermaksud untuk menginvestasikan kembali sebagian dana yang akan diperoleh dari penjualan Reijnders, dengan menambahkan dana sekitar €25 juta dari kas klub, sehingga total anggaran belanja pemain yang tersedia untuk Allegri dan Tare menjadi €100 juta. Ketertarikan terhadap bintang muda Venezia, Hans Nicolussi Caviglia, telah dikonfirmasi oleh berbagai sumber, seorang pemain yang dikenal baik secara personal oleh Allegri semasa keduanya masih berada di Juventus.
Nasib Leão dan Theo Hernandez di Era Baru Rossoneri
Mengenai situasi pemain keluar lainnya dari skuad AC Milan yang tengah dibangun ulang ini, Massimiliano Allegri dilaporkan sangat menghargai kualitas dan talenta yang dimiliki oleh Rafael Leão. Oleh karena itu, pemain sayap andalan asal Portugal tersebut diperkirakan akan tetap dipertahankan dan menjadi bagian penting dari proyek baru di San Siro, meskipun ada berbagai pembicaraan mengenai minat dari klub-klub besar Eropa lainnya seperti Bayern Munich dan Arsenal.
Sementara itu, nasib yang berbeda mungkin akan menanti bek kiri Theo Hernandez, yang disebut-sebut harus meninggalkan Milan pada musim panas ini jika ada tawaran yang tepat dan sesuai dengan valuasi yang ditetapkan oleh klub. Sang pemain sendiri saat ini dilaporkan akan melakukan evaluasi terhadap tawaran gaji fantastis sebesar €18 juta bersih per tahun yang telah diajukan oleh klub kaya raya asal Arab Saudi, Al-Hilal, yang sangat serius ingin merekrutnya.
Laporan mengenai kesepakatan penjualan Tijjani Reijnders ke Manchester City dengan harga €75 juta, jika benar, adalah sebuah langkah bisnis yang sangat signifikan bagi AC Milan. Ini akan memberikan Direktur Olahraga Igli Tare dan pelatih Massimiliano Allegri “dana perang” sebesar €100 juta, sebuah modal yang sangat besar untuk merombak skuad pascamusim 2024-2025 yang mengecewakan dan tanpa kompetisi Eropa.
Kehilangan Reijnders tentu sebuah kerugian dari sisi teknis, namun dana sebesar itu membuka banyak pintu untuk mendatangkan beberapa pemain berkualitas sesuai keinginan Allegri. Penargetan Hans Nicolussi Caviglia, pemain yang dikenal Allegri, menunjukkan pendekatan pragmatis dan keinginan untuk membangun tim dengan pemain yang memahami filosofinya.
Keputusan untuk mempertahankan Rafael Leão juga krusial, karena ia adalah salah satu aset paling berharga klub. Sementara itu, potensi penjualan Theo Hernandez dengan harga tinggi ke Al-Hilal juga masuk akal secara finansial, meskipun akan menciptakan lubang besar di sisi kiri pertahanan.
Ini adalah tanda-tanda awal dari sebuah revolusi besar di bawah kepemimpinan Allegri dan Tare, di mana keputusan sulit namun strategis akan diambil demi kebangkitan I Rossoneri.***
Editor : Edwar Yaman