LIVERPOOL (RIAUPOS.CO) – Juara bertahan Liga Premier Inggris, Liverpool dipermalukan Nottingham Forest 0-3 di Anfiel, Sabtu (22/11/2025) malm WIB. Pelatih Kepala Liverpool, Arne Slot, bertanggung jawab penuh atas kekalahan keenam di liga yang sangat buruk dalam tujuh pertandingan.
Murillo, Nicolò Savona, dan Morgan Gibbs-White mencetak gol saat Forest mencatat kemenangan terbesar mereka di Anfield, memberikan kekalahan kandang terberat Liverpool sejak kalah 4-1 dari Manchester City pada tahun 2021.
Chelsea dan West Ham adalah dua tim lain di era Liga Premoer yang menang dengan selisih tiga gol di Anfield.
Baca Juga: Xabi Alonso Berharap Trent Alexander-Arnold Segera Masuk Skuad Real Madrid
"Seberapa buruk itu sulit diukur, tetapi memang sangat buruk. Bermain di kandang, kalah 3-0, apa pun tim yang Anda hadapi, adalah hasil yang sangat, sangat buruk," kata Arne Slot.
"Saya ingin menekankan bahwa saya bertanggung jawab atas kekalahan saat ini: Anda bertanggung jawab saat menang, tetapi juga bertanggung jawab saat kalah.”
"Saya tidak pernah bisa mencari alasan bagi kami untuk mendapatkan hasil yang kami miliki. Itu jauh dari cukup baik dan saya bertanggung jawab untuk itu."
Kekalahan ini membuat Liverpool turun ke posisi ke-11 klasemen dan jika Everton menang di Manchester United pada hari Senin, rival Merseyside mereka akan menyalip mereka.
Namun, Slot menegaskan bahwa ia akan menemukan cara untuk menghentikan rentetan delapan kekalahan dalam 11 pertandingan di semua kompetisi.
"Tentu saja ada jalan keluar, terutama dengan pemain-pemain berkualitas yang kami miliki," tambahnya.
"Tak peduli menang atau kalah, jika Anda membuat susunan pemain atau melakukan pergantian pemain, ketika Anda melihat ke belakang, Anda juga berpikir 'Di mana kami bisa lebih baik, di mana kami bisa menyesuaikan diri?' tetapi itu berbeda dengan meragukan diri sendiri,” ujar pelatih asal Belanda itu.
“Menurut saya, ini awal yang baik dari kami. Saya belum pernah melihat kami menciptakan begitu banyak peluang di setengah jam pertama, mungkin sepanjang musim. Kami mampu menciptakan banyak peluang dan pertama kali mereka masuk ke kotak penalti kami, mereka langsung mencetak gol.”
"Ini adalah kombinasi yang sangat sulit untuk dinikmati jika Anda melewatkan peluang sendiri dan setiap kali Anda kebobolan, bola masuk."
Bos Forest, Sean Dyche, yang telah menang tiga kali dan seri dua kali dari enam pertandingannya sejak menggantikan Ange Postecoglou, menikmati kemenangan kedua berturut-turut klub di Anfield tetapi ingin itu menjadi tolok ukur untuk menanjak di klasemen.
"Tahun lalu klub ini menggunakannya sebagai katalis. Tentu saja ini untuk dinikmati, demi para penggemar dan pemain, tetapi kami harus berjuang lagi," ujarnya.
"Semuanya belum terselesaikan, tetapi ini merupakan penanda yang kuat dan bagus. Kerja keras, sisi buruk permainan, tetap fokus pada tugas - saya pikir itu luar biasa. Saya pikir kami memadukannya secara taktis. Itu pujian untuk para pemain," ujarnya.***
Editor : Edwar Yaman