Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kecam Kekalahan Madrid dari Benfica, Kylian Mbappe: Kami Tidak Bermain seperti Tim Juara

Edwar Yaman • Kamis, 29 Januari 2026 | 09:05 WIB
Meski mencetak dua gol, Kylian Mbappe gagal membawa Real Madrid meraih kemenangan di kandang Benfica.
Meski mencetak dua gol, Kylian Mbappe gagal membawa Real Madrid meraih kemenangan di kandang Benfica.

LISBON (RIAYPOS.CO) - Kylian Mbappe mengecam sikap dan inkonsistensi Real Madrid. Dia mengatakan mereka tidak bermain seperti "tim juara" setelah kekalahan 4-2 di Benfica yang membuat mereka gagal masuk delapan besar Liga Champions.

Mbappe mencetak dua gol di Estadio da Luz pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB -- menjadikannya 13 gol Liga Champions musim ini -- tetapi tidak dapat mencegah kekalahan. Artinya Madrid turun ke peringkat kesembilan di klasemen akhir dan sekarang akan menghadapi play-off untuk lolos ke babak gugur bulan depan.

Kiper Benfica, Anatoliy Turbin, mencetak gol sundulan pada menit ke-98 yang memicu perayaan meriah di Lisbon, saat tim tuan rumah lolos ke babak play-off di posisi ke-24.

 Baca Juga: Arteta Sebut Kembalinya Kai Havertz Membawa Arsenal ke Level yang Berbeda

"Ini bukan tentang kualitas, dan ini bukan tentang taktik," kata Mbappé kepada wartawan pascapertandingan ketika ditanya untuk menjelaskan kekalahan tersebut.

"Ini tentang memiliki keinginan yang lebih besar daripada lawan Anda. Anda bisa melihat bahwa segalanya dipertaruhkan untuk Benfica, dan Anda tidak bisa melihat itu untuk kami, dan itu adalah masalah,"  ujar penyerang asal Prancis itu.

Sebelum pertandingan, kedua tim memiliki sesuatu untuk diperjuangkan.

“Kami berada di delapan besar, dan Benfica berada di antara 24 tim teratas. Kami melihatnya dari Benfica, tetapi Anda tidak melihatnya dari kami."

Madrid telah menjalani musim yang penuh gejolak, dengan pelatih Xabi Alonso kehilangan pekerjaannya awal bulan ini, tetapi tampaknya mulai membaik di bawah Álvaro Arbeloa dalam beberapa pekan terakhir, termasuk kemenangan 2-0 atas Villarreal di LaLiga akhir pekan lalu.

"Saya tidak punya penjelasan yang jelas," kata Mbappé.

"Permainan kami [di Benfica] tidak sama seperti saat melawan Villarreal, dan itu masalahnya. Kami tidak konsisten dalam permainan kami. Kami harus menyelesaikan itu. Kami tidak bisa melakukannya satu hari, lalu tidak di hari berikutnya. Tim juara tidak melakukan itu.”

"Kami masih memiliki dua pertandingan lagi, dan itu sedikit menyakitkan.  Kami ingin punya waktu di bulan Februari untuk mengasah permainan kami, tetapi malah kami harus bermain di babak play-off."

Baca Juga: Real Madrid dan Juara Bertahan PSG Terdegradasi ke Babak Play-off Liga Champions

Madrid kalah dalam tiga dari delapan pertandingan fase liga musim ini, melawan Liverpool, Manchester City, dan sekarang Benfica.

"Di Liga Champions, setiap detail penting jika Anda ingin menang," kata Mbappé.

"Benfica menunjukkan bahwa jika Anda tidak datang ke sini dengan semua yang Anda butuhkan untuk memenangkan pertandingan Liga Champions, lawan Anda akan menghancurkan Anda."

"Jelas mengerikan kalah dengan cara seperti ini," kata gelandang Jude Bellingham.

"Saya tidak banyak berkomentar saat ini, saya tidak yakin harus berpikir apa. Kami memiliki begitu banyak talenta, tetapi kami membutuhkan mentalitas yang sama, siapa pun lawan kami."

Madrid sekarang akan bermain melawan Benfica lagi, atau Bodo/Glimt di babak play-off, dengan pengundian berlangsung pada hari Jumat.

"Saya ingin mengatakan itu hanya satu hal, tetapi itu melibatkan banyak aspek," kata pelatih Arbeloa.

"Duel, dengan bola, tanpa bola. Kami jauh dari potensi kami. Kami masih perlu banyak meningkatkan diri," ujarnya.***

Editor : Edwar Yaman
#kylian mbappe #real madrid #liga champions #benfica