Newcastle (RIAUPOS.CO) - REKOR manis Michael Carrick bersama Manchester United (MU) akhirnya menemui titik henti secara dramatis. Setelah melewati 11 pertandingan tanpa kekalahan, The Red Devils dipaksa menyerah 1-2 oleh Newcastle United di hadapan publik St James’ Park pada Kamis (5/3) dini hari WIB.
Kekalahan ini merupakan yang pertama bagi manajer interim Michael Carrick sejak mengambil alih kursi kepelatihan. Padahal, MU datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan tujuh kemenangan dan empat hasil imbang di berbagai ajang sepakbola. Terakhir kali MU menelan kekalahan adalah saat ditekuk 1-2 oleh Aston Villa pada 21 Desember tahun lalu.
Drama Penalti dan Kartu Merah
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. MU yang berambisi mengamankan posisi tiga besar Liga Inggris sebenarnya mendominasi penguasaan bola. Namun, efektivitas serangan balik Newcastle United (The Magpies) menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan tim tamu yang dikawal Senne Lammens.
Newcastle United memecah kebuntuan tepat di masa injury time babak pertama. Anthony Gordon sukses mengeksekusi penalti setelah terjadi pelanggaran di area terlarang, mengubah skor menjadi 1-0. Memasuki babak kedua, MU memberikan perlawanan sengit hingga Casemiro mencetak gol penyama kedudukan melalui kemelut di depan gawang.
Keadaan sempat berbalik menguntungkan MU ketika salah satu pemain Newcastle United menerima kartu merah. Unggul jumlah pemain selama hampir 30 menit terakhir, MU terus mengurung pertahanan lawan. Namun, petaka justru datang pada menit ke-91. Melalui skema serangan kilat, William Osula menjebol gawang MU dan memastikan kemenangan dramatis bagi tuan rumah sekaligus mengakhiri tren dua kekalahan beruntun mereka.
Persaingan Empat Besar Memanas
Kegagalan mencuri poin di kandang Newcastle United membuat posisi MU di peringkat ketiga klasemen Liga Inggris mulai terancam. Meski masih mengantongi 51 poin dari 30 laga, keunggulan mereka kini hanya sebatas selisih gol dari Aston Villa di posisi keempat.
Kekalahan ini terasa lebih menyakitkan mengingat para pesaing lainnya sedang mengintai. Chelsea yang berada di posisi kelima kini hanya tertinggal dua poin, sementara Liverpool di urutan keenam masih membayangi dengan selisih tiga poin. MU membuang peluang emas untuk menjauh setelah sebelumnya Liverpool juga kalah secara mengejutkan dari Wolverhampton Wanderers (Wolves).
“Kami harus belajar dari hasil ini dan menjadi lebih baik. Kami mendapatkan banyak pujian belakangan ini, dan para pemain memang layak mendapatkannya. Hasil ini tidak akan mengubah pendekatan kami untuk laga berikutnya. Kami akan kembali habis-habisan,” tegas Carrick dalam wawancaranya dengan BBC Sport.
Kini Michael Carrick dituntut untuk segera memulihkan mentalitas skuadnya di tengah jadwal padat kompetisi sepakbola Inggris. Ambisi untuk tetap berada di jalur juara tampaknya harus dibarengi dengan evaluasi lini pertahanan yang kerap lengah di menit-menit akhir pertandingan.(int/jpg/muh)
Laporan JPG, Newcastle
Editor : Arif Oktafian