BERGAMO (RIAUPOS.CO) – Michael Olise memainkan peran penting saat Bayern Munchen menghancurkan satu-satunya wakil Italia yang tersisa di babak 16 besar UEFA Champions League (UCL). Bayern mencetak setengah lusin gol alias enam gol dan hanya mampu dibalas satu gol oleh tuan rumah Atalanta di New Balance Arena Stadium, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB.
Kemenangan 6-1 Bayern atas Atalanta di Bergamo menjadi hasil Liga Champions terbesar pada Rabu dini hari WIB. Tujuh gol yang tercipta di pertandingan itu sama halnya dengan kemenangan besar 5-2 Atletico Madrid atas Tottenham Hotspur. Kemenangan telak itu membuat satu kaki Bayern sudah berada di perempatfinal Liga Champions.
Tim asuhan Vincent Kompany menampilkan performa tandang yang luar biasa di leg pertama. The Bavarians mengalahkan lawan yang sebelumnya berhasil melewati rival Bundesliga, Bayern, yakni Borussia Dortmund di babak sebelumnya.
Olise terus-menerus menjadi ancaman, membuat tim tuan rumah kewalahan dan melepaskan tembakan-tembakan indah dengan kaki kirinya yang andal di setiap babak.
Josip Stanisic membuka skor pada menit ke-12, dengan Serge Gnabry, Nicolas Jackson, dan Jamal Musiala menambah keunggulan sebelum Mario Pasalic mencetak gol hiburan di waktu tambahan untuk tim Italia.
Kemenangan telak Bayern memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi tujuh pertandingan di semua kompetisi, dengan Atalanta kini tanpa kemenangan dalam empat pertandingan sejak kemenangan comeback mereka melawan Dortmund.
Ada tiga pergantian pemain saat jeda karena kedua tim melakukan perubahan tetapi dampaknya minimal, dengan Jackson mencetak gol ketiganya tujuh menit setelah babak kedua dimulai setelah bekerja sama dengan Luis Díaz dalam serangan balik.
Rasa lapar Bayern belum terpuaskan, Alphonso Davies maju ke depan dan melepaskan umpan kepada Olise. Sekali lagi ia menggoda para bek, menyapu bola ke kaki kirinya yang berbahaya dan melepaskan tembakan melengkung ke gawang.
Musiala menyambut bola voli dan mencetak gol setelah kerja bagus dari Jackson, gol pertamanya sejak babak sebelumnya melawan PSV, dan hanya tiang gawang yang menghentikan Upamecano mencetak gol ketujuh.
Hanya tersisa beberapa detik ketika Pasalic mendorong bola melewati mistar gawang setelah penyelamatan Jonas Urbig dari tendangan Nikola Krstovic, tetapi itu tidak memberikan penghiburan bagi para penggemar tuan rumah.***
Editor : Edwar Yaman