Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Slot Percaya Malam di Anfield Balas Galatasaray dalam Second Leg Babak 16 Besar Liga Champions

jpg • Kamis, 12 Maret 2026 | 13:42 WIB

Bek Liverpool Virgil van Dijk (kiri) mengawal bola dari striker Galatasaray Victor Osimhen dalam first leg 16 besar Liga Champions di kandang Galatasaray, Rams Park, Istanbul, Rabu (11/3/2026).
Bek Liverpool Virgil van Dijk (kiri) mengawal bola dari striker Galatasaray Victor Osimhen dalam first leg 16 besar Liga Champions di kandang Galatasaray, Rams Park, Istanbul, Rabu (11/3/2026).


Liverpool FC (LFC) kembali menelan kekalahan ketika bertamu ke markas Galatasaray, Rabu (11/3). Seperti dalam matchday kedua fase league Liga Champions (1/10/2025), skor kekalahan dalam first leg babak 16 besar di Rams Park, Istanbul, kemarin sama-sama 0-1.


Jika striker Victor Osimhen yang jadi penentu kemenangan di fase league via penalti (16’), kemarin gelandang Mario Lemina yang memastikannya saat laga baru berjalan tujuh menit.

Tactician LFC Arne Slot meyakini timnya masih bisa membalas kekalahan dalam second leg di Anfield pekan depan (19/3). Slot berkaca dari sukses The Reds –sebutan LFC– yang pernah membalikkan kekalahan 0-3 di kandang FC Barcelona, Camp Nou, dengan kemenangan 4-0 di Anfield dalam semifinal edisi 2018–2019.

Baca Juga: Lawan Klub Inggris di Liga Champions, Real Madrid Kerap Tutup Atap Santiago Bernabeu, Simak Alasannya

Dilansir dari laman resmi UEFA, Slot konfiden bisa mengulangi momen hebat tujuh tahun silam tersebut. ’’Masih ada satu laga lagi di babak ini. Mereka (Galatasaray) sudah unggul 1-0, tetapi (di Anfield) kami bisa bermain lebih baik lagi,’’ kata pelatih berkebangsaan Belanda tersebut.

Serangan Tidak Efektif

Menurut Slot, Virgil van Dijk dkk harus bisa bermain lebih efektif saat menyerang. Kemarin, LFC mencatatkan 15 kali tembakan. Satu tembakan lebih banyak dibandingkan Cimbom –julukan Galatasaray. ’’Dukungan dari fans kami di rumah sendiri juga bisa jadi pembeda,’’ ucap Slot.

Kiper Galatasaray Ugurcan Cakir berbeda pendapat dengan Slot. Meski mencatat 15 kali tembakan, tidak ada peluang pemain LFC yang benar-benar mengancamnya. Cakir tercatat mencatat tujuh kali penyelamatan. ’’Kami pun akan ke Anfield dengan motivasi yang lebih baik,’’ klaim Cakir dilansir dari Sporx.

 Anulir Gol Iboue

Dalam laga kemarin, bek tengah LFC Ibrahima Konate sebenarnya sempat mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-70. Tetapi, gol Iboue –sapaan karib Konate– dianulir wasit Jesus Gil Manzano asal Spanyol setelah menerima peninjauan dari VAR (video assistant referee).

Dalam tayangan VAR, tangan Iboue terlebih dulu menyentuh bola. Keputusan Gil Manzano dibenarkan mantan wasit elite Premier League, Mark Clattenburg. ’’Konate menyentuh bola dengan lengannya. Meski tidak disengaja, aturan sudah jelas bahwa gol tersebut harus dibatalkan dan dianggap handsball jika bola masuk ke gawang tanpa lebih dulu disentuh rekan setimnya,’’ tutur Clattenburg kepada Rousing The Kop.

Baca Juga: Mikel Arteta Janji Arsenal Akan Tingkatkan Performa untuk Kalahkan Bayer Leverkusen di Leg 2 Liga Champions

Osi Merasa Punya Famili

Pendukung Galatasaray membentangkan koreografi spesial untuk bomber Victor Osimhen dalam laga kemarin. Koreografi itu menceritakan kehidupan masa lalu Osi –panggilan akrab Osimhen. Terutama saat striker berkebangsaan Nigeria itu kehilangan ibunya.

Yang dilakukan fans itu pun membuat Osi terharu. Mantan striker SSC Napoli itu merasa telah diterima sebagai famili baru oleh Cimbom. ’’Itu (koreografi) sangat penting bagiku. Kami adalah keluarga dan Galatasaray jadi rumah keduaku,” tutur striker 27 tahun tersebut kepada ESPN.(ren/dns/jpg/muh)

Laporan JPG, Istanbul

Editor : Arif Oktafian
#fc #uefa #lfc