SAN ANTONIO (RIAUPOS.CO) - Victor Wembanyama tampil dominan saat San Antonio Spurs melumat Oklahoma City Thunder 103-82, pada game keempat final Wilayah Barat NBA, Senin (25/5) pagi WIB. Kemenangan itu membuat kedudukan kedua tim kembali imbang 2-2.
Wembanyama menyelesaikan pertandingan dengan perolehan 33 poin, delapan rebound, lima assist, dua steal, dan tiga blok hanya dalam 31 menit bermain. Menurut data dari ESPN, dia menjadi pemain kedua setelah legenda NBA Bill Walton (1974) yang mampu mencatatkan sedikitnya 300 poin, 150 rebound, dan 50 blok pada penampilan playoff pertamanya.
Baca Juga: Ke Liga Champions setelah Dua Kali Bangkrut
“Saya melihatnya dan saya tidak terkejut,” kata pelatih Spurs, Mitch Johnson dikutip dari ESPN. “Respons kami sepanjang tahun ini cukup bagus, dan dia seringkali jadi motor dibaliknya. Malam ini, menurut saya, dia merasa punya kewajiban untuk menetapkan arah bagi kami dengan segala cara. Agresivitasnya adalah cerminan dari hal tersebut.”
Selain faktor Wembanyama, kebangkitan Spurs juga dipengaruhi kehadiran mantan pelatih Gregg Popovich. Setelah kalah pada game ketiga, sosok 77 tahun tersebut sempat masuk ke ruang ganti tim dan berbicara langsung kepada para pemain.
Baca Juga: Antonelli Serasa Sudah Juara Dunia
Kebetulan, dua pertandingan terakhir memang diselenggarakan di markas Spurs, Frost Bank Center, San Antonio. “Pop masuk setelah pertandingan. Dia melihatnya, kami semua melihatnya. Kami semua merasakannya. Menjelang pertandingan ini, kami ingin memastikan mentalitas (bermain buruk) seperti itu sudah ditinggalkan,” kata guard Spurs, De’Aaron Fox.
Hasilnya, Spurs tampil jauh lebih disiplin, terutama dalam bertahan. Mereka memaksa Shai Gilgeous-Alexander, peraih MVP NBA musim ini, hanya mencetak 19 poin.(ka/bas/jpg)
Editor : Arif Oktafian