Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Peluang Senegal Menipis, Sadio Mane dan Idrissa Gueye Tetap Optimistis Hadapi Irak

Tim Redaksi • Kamis, 25 Juni 2026 | 11:37 WIB
Martin Odegaard berebut bola melawan Sadio Mane dalam pertandingan Grup I Piala Dunia FIFA 2026 antara Norwegia dan Senegal di New Jersey, Senin (22/6/2026). (afp)
Martin Odegaard berebut bola melawan Sadio Mane dalam pertandingan Grup I Piala Dunia FIFA 2026 antara Norwegia dan Senegal di New Jersey, Senin (22/6/2026). (afp)

 

New Jersey (RIAUPOS.CO) - Timnas Senegal berada di ujung tanduk dalam ajang Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan kedua di fase grup. Tim berjuluk Lions of Teranga itu tumbang 2-3 dari Norwegia dalam pertandingan pada Selasa (23/6) di MetLife Stadium, New Jersey. 

Hasil ini semakin memperkecil peluang timnas Senegal untuk melaju ke babak 32 besar piala dunia. Sebelumnya, juara Piala Afrika itu juga harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 1-3 pada laga pembuka. Dengan dua kekalahan, Senegal saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan perolehan nol poin. 

Penyerang andalan Se­negal Sadio Mane mengaku peluang timnya untuk lolos ke fase berikutnya saat ini sangat kecil. Meskipun demikian, Mane menegaskan, harapan belum sepenuhnya tertutup.

Baca Juga: PORTUGAL V UZBEKISTAN : Ronaldo Bukukan Rekor

“Saya pikir kami masih memiliki sedikit peluang. Tentu saja kami masih percaya bisa lolos, tetapi kami harus segera bangkit,” ujar Sadio Mane dikutip dari ESPN.

Dalam laga melawan Norwegia, Senegal sebenarnya sempat memberikan perlawanan. Namun, mereka tampil kurang solid, terutama di lini belakang.

Norwegia membuka keunggulan lewat Marcus Pedersen pada menit ke-43, sebelum Erling Haaland menambah dua gol di babak kedua. Senegal hanya mampu membalas lewat dua gol Ismaila Sarr.

Baca Juga: Tunisia V Belanda: Oranye ingin Hindari Brazil

Performa lini pertahanan Senegal pun menjadi sorotan, termasuk kesalahan dari bek berpengalaman Kalidou Koulibaly yang berkontribusi terhadap dua gol lawan. Secara keseluruhan, Senegal tampak kehilangan karakter permainan disiplin dan kokoh yang selama ini menjadi kekuatan mereka.

“Kami sangat kecewa. Kami datang untuk menang, tetapi Norwegia memang pantas mendapatkan kemenangan,” tambah Mane.

Senada dengan Mane, gelandang Idrissa Gueye juga menegaskan bahwa timnya belum menyerah. Dia menyebut Senegal akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum laga terakhir.

“Belum ada yang berakhir. Situasi memang tidak baik, tetapi kami harus beristirahat dan mengevaluasi semuanya sebelum pertandingan terakhir,” kata Gueye.

Demi menjaga peluang lolos, Senegal wajib meraih kemenangan saat meng­hadapi Irak pada laga terakhir Grup I. Namun, kemenangan saja kemungkinan belum cukup. Mereka juga harus mengejar selisih gol karena saat ini Senegal berada di angka minus tiga.

Baca Juga: Bellingham Sebut  Pemain Ghana Lebih Layak MotM

Senegal dan Irak sama-sama belum meraih poin, sehingga pertandingan di Toronto pada Sabtu (27/6) akan menjadi penentuan nasib kedua tim. Sementara itu, Norwegia dan Prancis yang sama-sama mengoleksi enam poin akan saling berhadapan untuk menentukan posisi puncak grup.

Meski situasi sulit, para pemain Senegal menegaskan komitmen mereka untuk berjuang hingga akhir. “Kami siap memberikan segalanya di lapangan dan berkorban demi tujuan kami,” ucap Gueye.(gem)

Laporan JPG, New Jersey

 

Editor : Arif Oktafian
#sadio mane #senegal #piala dunia 2026