PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PSPS Pekanbaru melakukan perombakan besar-besaran dalam menyambut kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027.
Manajemen memutuskan mengganti sekitar 50 persen komposisi pemain sekaligus merombak jajaran pelatih sebagai bagian dari strategi membangun tim yang lebih kompetitif demi mewujudkan target promosi ke Liga 1.
Owner PSPS Pekanbaru, I Gede Widiade mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim pada musim lalu. Hasil evaluasi menjadi dasar untuk menghadirkan kekuatan baru agar Askar Bertuah mampu bersaing di papan atas Liga 2.
Baca Juga: Haaland Sejajar dengan Messi dan Mbappe
“Untuk menghadapi musim baru ini akan ada banyak perubahan. Bisa dibilang 50 persen adalah pemain baru dan pelatih baru juga kami datangkan,” ujarnya usai menghadiri audiensi dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto di Kantor Gubernur, Senin (6/7).
Menurutnya, perombakan tidak hanya menyentuh komposisi pemain lokal, tetapi juga diperkuat dengan hadirnya pemain asing baru yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan tim sepanjang kompetisi.
Ia menyebut, kehadiran wajah-wajah baru tersebut menjadi kejutan yang telah dipersiapkan manajemen untuk menyongsong musim kompetisi mendatang. “Semuanya menjadi kejutan untuk musim 2026-2027. Kami mendatangkan para pemain baru, termasuk ada dua orang pemain asing baru,” katanya.
Baca Juga: Roberto Martinez Mundur
Tak hanya sektor pemain, PSPS juga melakukan perubahan signifikan pada struktur kepelatihan. Hampir seluruh jajaran pelatih diganti, termasuk posisi pelatih kepala. Hanya posisi asisten pelatih yang tetap dipertahankan sebagai upaya menjaga kesinambungan program latihan yang telah berjalan.
“Satu-satunya yang tidak diganti hanya posisi asisten pelatih. Selain itu, semuanya, mulai dari pemain hingga posisi head coach kami ganti dengan yang baru,” jelasnya.
Dengan kombinasi pemain baru, pelatih baru, serta strategi yang telah disusun, manajemen optimistis PSPS mampu tampil lebih konsisten sepanjang musim dan bersaing memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau menyatakan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan PSPS Pekanbaru. Dukungan tersebut disampaikan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat menerima audiensi manajemen PSPS di Kantor Gubernur Riau.
SF Hariyanto menegaskan, Pemprov Riau membuka ruang kerja sama, termasuk dalam pemanfaatan Stadion Kaharuddin Nasution sebagai markas PSPS, selama pengelolaannya dilakukan secara bertanggung jawab.
“Saya mendukung bagaimana kita bekerja sama untuk kemajuan PSPS ini. Silakan pakai stadion itu, tapi ingat harus memperhatikan perawatannya,” ujarnya.
Baca Juga: Adeus CR7
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga fasilitas penunjang stadion agar tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun suporter yang datang menyaksikan pertandingan.
Menurutnya, pengelolaan stadion tidak hanya sebatas lapangan pertandingan, tetapi juga mencakup fasilitas umum yang menjadi kebutuhan penonton. “Saya waktu nonton di stadion kasihan melihat kondisi musala. Kalau bisa ini menjadi catatan untuk pengelola supaya bisa dirawat. Kalau itu bersih, masyarakat pasti nyaman,” pesannya.
Dukungan pemerintah daerah tersebut diharapkan semakin memperkuat langkah PSPS dalam mempersiapkan diri menghadapi Liga 2 musim 2026/2027.(dof)
Editor : Arif Oktafian