Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Keluh Kesah Warga Pekanbaru Rabu Dinihari, Banjir Masuk Rumah dan Listrik Padam

Redaksi • Rabu, 24 Januari 2024 | 00:42 WIB
Petugas kepolisian membantu pengendara mendorong kendaraan mogok di tengah banjir di salah satu ruas jalan dalam Kota Pekanbaru, Selasa (23/1/2024) malam.
Petugas kepolisian membantu pengendara mendorong kendaraan mogok di tengah banjir di salah satu ruas jalan dalam Kota Pekanbaru, Selasa (23/1/2024) malam.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru, sejak Selasa (23/1/2024) malam dengan intensitas tinggi menyebabkan hampir semua ruas jalan dan pemukiman warga banjir. Bahkan, hujan terus mengguyur mengakibatkan air masuk ke dalam rumah karena parit sudah tak mampu menampung debit air, diperparah dengan listrik pada hingga Rabu (24/1/2024) dinihari.
 
Hujan deras disertai petir turun sejak pukul 21:00 WIB, Selasa berlangsung sekitar lebih satu jam. Disusul hujan intensitas sedang yang masih terus terjadi hingga berita dipublikasi. 
 
Pantauan Riaupos.co di beberapa daerah di Pekanbaru, hampir seluruh titik ruas jalan di tengah Kota Pekanbaru terendam banjir. Demikian pula pemukiman warga, mulai dari wilayah Panam, Payung Sekaki, Sukajadi, Marpoyan Damai, Bukitraya, Senapelan, Rumbai dan lainnya.

Baca Juga: Hujan, Pekanbaru Banjir dan Macet Parah: Pemko Harus Bertanggung Jawab
Di Jalan Punai, Sukajadi misalnya, air sudah masuk ke dalam rumah. "Banjir lebih tinggi dari lantai rumah, air sudah masuk tengah malam ini dan listrik padam pula. Ini harus menguras air supaya bisa istirahat," kata warga, Agus mengabarkan, Rabu (24/1/2024) dinihari.
 
Senada, warga di Jalan Angkasa, Payung Sekaki menyampaikan hal serupa. Menurut Irwan, daerah yang jarang banjir saat hujan turun seharian pun itu, sekarang sudah terendam. Banjir di jalan, menurutnya karena drainase atau parit-parit yang ada tidak bisa lagi mengalirkan genangan air. Alhasil, air banjir terus tinggi dan masuk ke dalam rumah warga.
 
Baca Juga: Banjir Pekanbaru: Air Makin Naik hingga Sepinggang, 150 KK di Perumahan Witayu Rumbai Masih Mengungsi
 
"Ada parit, ditutup karena pembangunan ruko misalnya. Jadi selain dangkal, juga banyak yang tersumbat karena memang tidak mampu lagi mengalirkan air. Jadilah daerah kami yang tak pernah banjir ini, sudah banjir sampai ke dalam rumah," bebernya.
 
Atas dangkalnya drainase dan banyaknya parit ditutup di jalan-jalan pemukiman ini, kondisi serupa berdasarkan pantauan Riaupos.co, juga terjadi di Jalan Tamtama, Jalan Lili, dan lainnya, warga kota bertuah berharap pemerintah dapat mencarikan solusi nyata. Sehingga kejadian banjir kala hujan turun tidak berulang terjadi.
 
Baca Juga: Fokus Tuntaskan Masalah Banjir Pekanbaru, Selesaikan Jaringan dari Hilir
 
"Setidaknya airnya mengalir lah di luar, jadi banjir tak sampai masuk ke dalam rumah. Sudahlah banjir, lampu mati juga, lengkaplah sudah," keluh Irwan saat membersihkan parit depan rumahnya dengan kayu di tengah gerimis Rabu dinihari. Sembari berharap saluran drainase bisa kembali mengalir sehingga air di dalam rumah surut.
 
Pada beberapa ruas jalan, informasi yang dirangkum Riaupos.co, juga dikabarkan banjir mengakibatkan banyak kendaraan mogok. Terutama roda dua dan roda empat yang nekat melintas di jalanan kota. Seperti di Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Durian, Jalan Srikandi, Jalan Pemuda dan ruas lainnya.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra
#pekanbaru banjir #listrik padam #banjir pekanbaru #pekanbaru bertuah