PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Selama bulan Ramadan, para siswa harus tetap belajar guna menekan kegiatan yang tak bermanfaat jika diliburkan. Untuk itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, segera menyebar jadwal belajar PAUD hingga SMP selama bulan Ramadan nanti.
Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, selama bulan Ramadan, masa belajar untuk satu mata pelajaran 25 hingga 30 menit. Sementara pada hari biasanya, masa belajar selama 45 menit. “Nanti, mereka yang kelas IV hingga VIII masuk jam 08.00 WIB pagi. Pulangnya setelah salat zuhur berjemaah,” ujar Abdul Jamal.
Baca Juga: Selain Pendidikan, Perhatikan Gizi dan Kesehatan Anak
Untuk itu, pihaknya akan segera menyebar jadwal belajar selama Ramadan ke sekolah-sekolah. Dalam menghadapi bulan Ramadan, ada libur di awal puasa.
“Ya, kami juga akan meliburkan para pelajar mulai sepekan sebelum lebaran. Total libur mereka 20 hari,” terangnya, Jumat (23/2).
Ia mengungkapkan, hal ini agar pelajar SD dan SMP ini tidak menghabiskan waktu di warnet atau sejenisnya. Sehingga, pelajar lebih fokus sekolah. “Paling lama, proses belajar mengajar hanya tiga pekan selama Ramadan,” katanya.
Ditambahkannya, selama Ramadan, proses belajar juga diselingi dengan kegiatan lain seperti tadarus dan ceramah ustaz. Untuk anak PAUD dan TK masih dikaji untuk tidak libur selama bulan Ramadan.
“Selama ini, sekolah swasta tak pernah meliburkan aktivitas belajar selama Ramadan. Makanya, kami atur supaya cepat pulang,” pungkasnya.(dof)
Editor : RP Bayu Saputra