PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Seorang ibu-ibu tampak terkejut dan menarik mundur kendaraan roda duanya dari sisi truk besar pengangkut kayu diduga Over Load Over Dimendison (ODOL) di Jalan HR Soebrantas, Panam, Pekanbaru. Sebab dari truk yang berada tepat di sekitar U-Turn sebelum Cipta Karya tersebut, terdengar suara besi patah, sekitar pukul 9:30 WIB, Senin (6/5/2024).
Beberapa menit setelah suara tersebut, beberapa roda truk dengan ban 12 tersebut lepas dari posisinya. Diduga truk mengalami patah as dan menyebabkan antrean panjang di ruas Jalan HR Soebrantas, Panam sekitar hampir sekitar 5 kilometer. Kemacetan terjadi dari depan Pesantres Babussalam hingga setelah Simpang Tabek Gadang.
"Ada truk pengangkut kayu patah as di depan Masjid Nurul Huda sekitar u-turn Cipta Karta. Posisinya di tengah ruas jalan, dan sempat membuat kaget beberapa pengendara tadi," kata seorang warga yang melintas, Okta (29).
Pantauan Riaupos di sekitar lokasi kejadian truk rusak ini, terlihat antrean panjang dan sesak kendaraan dari sisi Pasar Pagi Arengka menuju Garuda Sakti. Jalur lambat di ruas Jalan HR Soebrantas tampak juga sudah dipadati pengendara yang ingin beraktifitas.
Sementara dari sisi arus lalulintas, tak sedikit pula truk besar yang lewat di sepanjang ruas jalan padat di Panam ini. Adapun truk yang diduga patah as ini terlihat bermuatan potongan kayu penuh dengan tumpukan cukup tinggi.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra