Para peserta pendidikan Satpam Sabtu (3/8/2024) sekitar pukul 10.00 WIB sudah berkumpul di halaman untuk mengikuti upacara pembukaan di Pusdiklat Satpam PT Raja Perkasa Sakti, Jalan Taskurun.
Mereka mengawali dengan pengisian formulir peserta, pengambilan perlengkapan Satpam (Baju PDL Satpam, sepatu, topi dll), pengambilan foto peserta untuk di ijazah (rambut sudah di botak).
Untuk peserta Satpam pukul 07.00 WIB sudah berada di tempat latihan. Mereka menggunakan pakaian Satpam. Kegiataan pelaksanaan yang diikuti peserta seperti PBB, tupoksi satpam, etika profesi, pengaturan, penjagaan, pengawalan dan juga patroli.
Kasubdit Polsus Direktorat Binmas Polda Riau, AKBP Raden Edi S usai pembukaan mengatakan, para Satpam yang ikut dalam Diksar merupakan petugas yang bekerja di kantor di bawah Kementrian Agama Pekanbaru. Mereka nantinya bakal mendapat sertifikat usai menuntaskan Diksar.
"Mereka merupakan peserta Diksar angkatan 105 di RPS, ini merupakan terobosan yang luar biasa. Kita berharap nantinya para satpam yang sudah menjalani Diksar bisa bertugas secara profesional," ungkapnya.
Dirinya menjelaskan bahwa pelatihan ini dimulai dengan pelatihan baris-berbaris. Lalu latihan beladiri hingga pengaturan dan penjagaan patroli.
"Bahwasannya security ataupun Satpam yang ada di kantor Kemenag maupun di sekolah-sekolah madrasah, mereka belum mempunyai ijazah. Nah inilah kami coba untuk kerja sama dengan Kemenag dan Baznas dan Alhamdulillah hari ini sebagai wujud bukti untuk peduli dengan mereka," ucapnya.
Setelah selesai Diksar maka Satpam akan mendapakan sertifikasi dan bisa melaksanakan tugas dengan baik. "Mudah-mudahan selesai dari sini, mereka sudah mendapatkan ijazah dalam arti kata mereka nantinya resmi, legal, untuk memang melaksanakan tugasnya di kantor ataupun di sekolahnya. Semuanya dari dasar, kita mulai dari baris-berbaris kemudian bagaimana mereka bela dirinya juga di situ dilatih, kemudian mereka dapatkan pendidikan pengaturan penjagaan patroli. Setelah selesai dari pendidikan ini mereka sudah punya bekal, sudah punya ilmu menjaga di kantornya. Kalaupun terjadi sesuatu di situ apa yang harus dilakukan, harus laporkan kepada siapa, sehingga mereka betul-betul siap untuk melaksanakan tugasnya," sambungnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Pekanbaru, Endar Muda menyampaikan bahwa Baznas siap mendukung program pemberdayaan masyarakat. Baznas siap mengakomodir kegiatan yang dibutuhkan masyarakat. "Baznas bukan hanya menyalurkan zakat selama Ramadan saja, tapi membantu dalam upaya pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Sehingga Endar Muda mengimbau masyarakat untuk menyalurkan zakat lewat Baznas Pekanbaru. Sebab melalui penyaluran zakat maka akan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha (TU) Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, Abdul Wahid menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk peningkatan SDM petugas keamanan di lingkungan Kantor Kementrian Agama Pekanbaru.
"Mereka merupakan Satpam di Kantor Kementerian Agama Pekanbaru, KUA hingga madrasah. Kita bersyukur dengan adanya kerja sama ini, para Satpam bisa mendapat pelatihan," ujarnya.
Abdul Wahid berharap para personel Satpam bisa meningkatkan kemampuannya. Mereka bisa bertugas tidak hanya mengamankan tetapi juga mengetahui SOP di kantor.
"Kita berpesan agar seluruh petugas keamanan bisa menjalani Diksar dengan baik, agar lebih profesional dalam bertugas. Jadi kita berharap dengan anggota Satpam di lingkungan Kemenag mempunyai skill, kemampuan yang minimal standar bahwa mereka itu adalah pengaman kantor bisa melakukan tata pelayanan kantor. Terima kasih pada seluruh anggota, supaya betul-betul mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga setelah latihan nanti mereka itu berbeda dari yang sebelumnya," tutupnya.