Tidak tanggung-tanggung, total perhiasan emas 24 karat dan 22 karat yang digasak RY nilainya mencapai Rp150 juta. Akibatnya dia harus berurusan dengan polisi.
Kapolsek Sukajadi Kompol Jorminal Sitanggang menjelaskan, pencurian ini diketahui pertama kali oleh anak korban, Rizka pada Ahad (1/9/2024). Kemudian perempuan ini melaporkan ke anak korban lainnya yang sekaligus pelapor, Febrinaldi, bahwa perhiasan orangtuanya raib.
"Saat pelapor memeriksa ke rumah korban, orang tuanya, emas perhiasan tersebut sudah diganti dengan imitasi. Sesuai laporan, kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta," kata Kompol Jorminal, Kamis (19/9/2024).
Usai menerima laporan dari keluarga korban, polisi mendapati bahwa RY sudah dua hari tidak berada di rumah korban. Hingga kecurigaan terhadap perawat lansia itu meningkat.
Tidak butuh waktu begitu lama, RY berhasil diamankan sehari setelah dilaporkan. Usai diinterogasi, RY mengakui perbuatannya. Dari hasil pemeriksaan, pelaku menggunakan uang hasil kejahatan untuk foya-foya dan membeli barang mewah.
"Uang hasil kejahatan digunakan pelaku membeli barang-barang mewah. Ada tas, sepatu, baju, parfum dan lainnya. Pelaku hanya tinggal berdua bersama korban karena anak korban bekerja di luar kota," kata Kompol Jorminal.
Kasus ini menurut polisi masih dalam pengembangan. Selain beberapa sudah dijual, belum semua perhiasan yang dicuri ditemukan. Sementara RY saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Editor : RP Rinaldi