Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pembangunan Pasar Bawah Molor, Pedagang Kecewa

Prapti Dwi Lestari • Jumat, 20 Desember 2024 | 10:49 WIB
Pembangunan renovasi Pasar Wisata Pasar Bawah Pekanbaru hingga  saat ini belum selesai, Kamis (19/12/2024).
Pembangunan renovasi Pasar Wisata Pasar Bawah Pekanbaru hingga saat ini belum selesai, Kamis (19/12/2024).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Target pembangunan Pasar Wisata Pasar Bawah selesai akhir tahun ini tidak tercapai. Pedagang pun kecewa.

Pantauan Riau Pos, Kamis (19/12), proses pembangunan Pasar Bawah yang dimulai pada November 2023 itu sampai saat ini masih berlangsung. Lokasi pembangunan masih ditutupi seng pembatas.

Di bagian atap dan dinding bangunan pasar masih tampak dilakukan pengerjaan oleh sejumlah pekerja. Bangunan yang terdiri dari lima lantai itu tak dirubuhkan secara keseluruhan. Hanya bagian dinding dan tiang bangunan pasar wisata itu saja yang dilakukan pembongkaran dan kemudian dipasang dengan bahan bangunan baru. 

Tak jauh dari lokasi Pasar Bawah, para pedagang terpaksa berjualan di tempat penampungan sementara (TPS) di kawasan Pelindo.

Molornya proses revitalisasi pembangunan Pasar Bawah ini cukup disesalkan pedagang. Karena itu artinya, mereka harus lebih lama lagi berjualan di TPS yang disebut sepi pengunjung.

Salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya menilai proses pembangunan revitalisasi Pasar Bawah tidak serius dikerjakan oleh pihak pengelola. Ia melihat, selama beberapa bulan terakhir pengerjaan pembangunan revitalisasi Pasar Bawah sempat terhenti.

Alhasil, bangunan Pasar Bawah hanya baru selesai di beberapa titik saja. Padahal para pedagang berharap dapat segera pindah ke kawasan pasar wisata tersebut agar dapat berjualan dengan nyaman awal 2025. 

”Bangunan itu mangkrak selama beberapa bulan karena masalah gaji pekerja yang tak dibayar makanya dinding sama atap masih banyak yang belum selesai dikerjakan kami pedagang maunya ini cepat selesai karena kami sudah tidak tahan berjualan di TPS sepi dan tak ada yang mau beli,” katanya.

Ia berharap Pemerintah Kota Pekanbaru dapat menyelesaikan permasalahan Pasar wisata ini. Ia menyebut, pedagang sudah mengeluarkan uang cukup banyak untuk bisa berjualan di kawasan pasar tersebut. 

”Kami berjualan di kawasan ini bukan gratis. Kami mengeluarkan modal yang tidak sedikit untuk bangunan 3 x 3 meter saja kami bisa mengeluarkan uang puluhan sampai ratusan juta tapi hasilnya pembangunan sampai sekarang mangkrak dan tidak sesuai dengan target. Pemerintah seharusnya bisa lebih keras kepada pihak pengelola jangan dibiarkan seperti ini, yang dirugikan pedagang dan masyarakat juga,” katanya.

Sementara itu saat dikonfirmasi oleh Riau Pos, Kepala Bidang Pasar Disperindag Kota Pekanbaru H Hendra Putra membenarkan jika proses pada revitalisasi Pasar Bawah tidak sesuai target yang ditentukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.  Ia mengatakan. pihak pengelola meminta perpanjangan waktu penyelesaian hingga jelang bulan suci Ramadan mendatang. 

”Info dari pengelola sebelum puasa pembangunannya selesai. Rencananya pekan depan kami akan panggil pihak pengelola untuk mencari tahu apa kendala yang terjadi dilapangan, untuk sanksinya nanti kita bahas juga dirapat pekan depan,” tegasnya.

Untuk diketahui, pengelolaan pasar bawah saat ini berada di pihak ketiga yaitu PT Ali Akbar Sejahtera (AAS). PT AAS memenangkan lellang pengelolaan Pasar Bawah dengan nilai penawaran sebesar Rp91.464.695.996. Pengelolaan secara KSP ini berjalan selama 30 tahun.(ayi)

Editor : Rindra Yasin
#pembangunan pasar bawah #pasar bawah pekanbaru #pekanbaru