PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Banjir yang disebabkan oleh tingginya debit air Sungai Siak yang berlangsung selama beberapa hari terakhir semakin meluas.
Pantauan Riaupos.co, Rabu (5/3/2025) disejumlah titik banjir seperti jalan Sudirman Ujung Kecamatan Rumbai, Jalan Tanjung Batu Kecamatan Limapuluh dan Jalan Kota Baru Kecamatan Senapelan, akses lalu lintas di kawasan tersebut lumpuh total akibat debit air yang kian tinggi.
Meksipun begitu, masih banyak pengendara motor dan mobil yang nekat melintasi genangan air banjir berkisar betis hingga dada orang dewasa itu.
Akibatnya banyak kendaraan roda empat yang mogok di tengah genangan banjir sehingga harus mendapatkan bantuan dari masyarakat untuk mendorongnya keluar dari genangan banjir.
Disisi lain, tenda pengungsian yang ditempatkan di ujung Jembatan Siak IV juga sudah tidak dapat digunakan, lantaran air yang semakin tinggi.
Salah seorang warga RT 08 RW 09 Jalan Pesisir Kecamatan Rumbai Jumiati, mengaku banjir kali ini merupakan banjir perparah selama beberapa tahun terakhir yang kerap melanda kawasan pesisir Sungai Siak.
Bahkan kini ketinggian air sudah mencapai dada orang dewasa sehingga banyak masyarakat yang memilih untuk mengungsi di rumah keluarga terdekat dibandingkan harus mengungsi di tenda yang sudah disiapkan.
"Ini terparah sejak tahun 2020 sampai sekarang. Kemungkinan debit air akan semakin tinggi karena potensi hujan masih ada," katanya.
Editor : Rinaldi