Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hambat Aliran Air, Pagar Warga Bakal Dijebol, Wako Tinjau Banjir hingga Dini Hari

Hendrawan Kariman • Kamis, 24 April 2025 | 09:54 WIB
AGUNG NUGROHO
AGUNG NUGROHO

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru, Selasa (22/4) malam berdampak pada tergenangnya sejumlah ruas jalan. Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia bersama sejumlah staf turun langsung memantau titik banjir hingga Rabu (23/4) dini hari.

Masih mengenakan baju ala ASN dan berpeci, Agung berjalan kaki melihat titik banjir di Jalan Arifin Achmad, Kecamatan Marpoyan Damai, sekitar pukul 24.14 WIB. Ia menelusuri langsung sumber penyebab genangan dan menemui sejumlah pemilik rumah terdampak.

Dari tinjauan tersebut dtemukan penyebab salah satu titik banjir karena adanya pagar pemilik tanah yang ternyata menghambat aliran air. Agung sebut pagar itu harus dijebol.

”Ada beberapa drainase yang tertutup hingga aliran air tidak lancar. Kepada pemilik tanah dan bangunan, kita izin, ini segera akan dibongkar dan dibangun drainase,” kata Agung di sela-sela pantauannya.

Pada kesempatan itu juga Wako mengimbau warga kota untuk sama-sama melakukan upaya pencegahan banjir. Pengentasan banjir menurutnya bukan kerja yang bisa tuntas semalam dan hanya dikerjakan oleh Wako sendirian.

”Paling sederhana, jangan buang sampah sembarangan. Seperti di Pasar Pagi Arengka yang sudah mulai berkurang. Tapi nanti kalau buang sampah sembarangan lagi, ya banjir lagi,” katanya.

Usai dari Jalan Arifin Achmad, Wako yang hanya mengenakan sandal langsung menuju ke simpang Pasar Pagi Arengka. Di sana ia melihat aliran air dari permukaan jalan ke drainase yang tersumbat. Wako kemudian mencabut rumput yang menutupi aliran air turun ke drainase.

Soal masih mengenakan baju dinas ASN, menurut Agung, itu bukan dibuat-buat. Apalagi untuk sok-sokan. ”Ini masih pakai baju dinas, kita bukan sok-sokan, tapi memang kita rapat sampai malam tadi. Kita sengaja nunggu banjir, belum mandi,” kata Agung.(end)

Editor : Arif Oktafian
#hambat aliran air #hujan deras #tinjau banjir #pagar warga #pekanbaru #Wako Agung Nugroho #Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru