Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ingin Beri Dampak Lebih Besar, Dompet Dhuafa Inisiasi Communal Industry

Hendrawan Kariman • Minggu, 6 Juli 2025 | 23:58 WIB

Dompet Dhuafa Riau berbagi nasi tumpeng untuk masyarakat sekitar kantor pada Tasyakura Milad ke-32 Dompet Dhuafa di Pekanbaru, Rabu (2/7/2025).
Dompet Dhuafa Riau berbagi nasi tumpeng untuk masyarakat sekitar kantor pada Tasyakura Milad ke-32 Dompet Dhuafa di Pekanbaru, Rabu (2/7/2025).
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ingin memberikan dampak lebih besar, Dompet Dhuafa menginisiasi Communal Industry. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ahmad Juwaini.

Pada gelaran Tasyakuran Milad ke-32 di Dompet Dhuafa di Jawa Barat, Rabu (2/7/2025) lalu, lembaga amal itu menurut Ahmad Juwaini, memasuki fase baru perjuangan pemberdayaan ekonomi umat.

''Tahun ini, Dompet Dhuafa memulai inisiatif Communal Industry sebagai puncak pemberdayaan ekonomi umat. Industri ini merupakan bagian dari enam level pemberdayaan, mulai dari bantuan dasar hingga pembentukan jejaring usaha bersama yang berkeadilan dan berkelanjutan,'' sebut Ahmad.

 Baca Juga: Dulu Ungkapkan Ingin Main di Liga Voli Turki, Kini Impian Megawati Hangestri Jadi Nyata Usai Menikah! Selamat Datang di Manisa BBSK

Konsep Communal Industry atau Industri Komunal dijelas Ahmad, adalah fase inovasi Dompet Dhuafa dari sekadar memberikan bantuan karitatif atau welas asih, menjadi membangun ekosistem ekonomi yang mandiri di tingkat komunitas.

Melalui program ini, sebut Ahmad, dana zakat, infak, sedekah dan wakaf dialokasikan untuk menciptakan unit-unit usaha atau klaster ekonomi yang dikelola oleh komunitas mustahik itu sendiri, sehingga mereka tidak hanya menjadi penerima, tetapi juga pelaku ekonomi yang produktif.

''Industri komunal ini adalah cakupan dari semua kegiatan yang dilakukan Dompet Dhuafa. Dan di 32 tahun ini kita ingin mendorong dan membantu para petani. Dan dalam fase inovasi baru ini, Dompet Dhuafa mengimplementasikan IKON (Industri Komunal Olahan Nanas, red) yang ada di Jawa Barat,'' imbuhnya.

 Baca Juga: Raja Faisal dari Pelatih Kepala, Kini Deputi CEO PSPS Pekanbaru

Ahmad Juwaini menerangkan, hingga semester pertama 2025 pihaknya telah menghimpun dana mencapai Rp223,7 miliar, naik 7,28 persen dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan signifikan tercatat pada infak terikat dan wakaf. Untuk memperkuat kepercayaan publik, Dompet Dhuafa juga telah mengimplementasikan berbagai standar tata kelola, termasuk ISO 9001, ISO 27001, serta ISO 37001 dalam proses.

''Apresiasi tinggi kepada para muzakki, mustahik, serta mitra kolaborator. Semoga kita bisa saling menjaga amanah dan terus percaya,'' imbuh Ahmad.

Sementara itu Ketua Panitia Milad Anna Rahmawati mengatakan, Dompet Dhuafa tidak hanya merayakan angka, melainkan menegaskan visi dan komitmennya untuk mengangkat harkat kaum dhuafa. Kali ini melalui pendekatan lebih inovatif dan berkelanjutan lewat Communal Industry.

 Baca Juga: Rohil Perpanjang Libur Sekolah Menjadi 20 Hari, Plt Kadisdikbud Beri Penjelasan Begini

Kegiatan yang diisi dengan iringan Penampilan Calung dan Penampilan Angklung "Women in Leadership", pembacaan ayat suci Al-Qur'an, donor darah hingga diskusi publik. Ia menyampaikan ucapan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga kegiatan itu dapat terlaksana dengan baik.

''Tasyakuran ini bukan hanya sekedar perayaan, tetapi juga menjadi momentum bagi lembaga untuk meneguhkan diri memasuki era baru pengelolaan zakat yang berdampak lebih besar dan berkelanjutan melalui Dompet Dhuafa Goes Communal Industry, industri yang dimiliki oleh mustahik,'' ucap Anna.

 

Momen Milad ke-32 ini, menurut Anna, Dompet Dhuafa menegaskan tujuan luhurnya yang hendak dicapai adalah terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur. Namun ini akan dicapai menggunakan budaya industri yang terkenal dengan ketepatan, efisien, terstruktur, disiplin dan inovatif.

Dengan visi Dompet Dhuafa Goes Communal Industry, lembaga ini siap menghadapi tantangan global dan domestik, memperluas jangkauan dampak, dan terus menjadi agen perubahan yang menanam harapan bagi mustahik di seluruh pelosok negeri.

Pada milad itu juga diisi dengan pemberian award kepada Alumni Penerima Manfaat Dompet Dhuafa dan Mitra Inspiratif Pemberdayaan 2025. Penghargaan diberikan kepada Ustaz Angga, Corps Dai Pulau Mentawai, Sumatra Barat untuk bidang Dakwah, Kang Ade, Ketua Kelompok Desa Tani Lembang, Jawa Barat untuk bidang Ekonomi, Atiattul Muqtadir untuk bidang pendidikan Pendidikan) dan Sunarti untuj Kesehatan.(end)

Editor : Edwar Yaman
#dompet dhuafa #lembaga amal #Communal Industry