Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Rayakan HUT ke-18, Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Gelar Malam Kesenian

Prapti Dwi Lestari • Minggu, 19 Oktober 2025 | 16:55 WIB
Para penari dan paduan suara menampilkan tarian dan nyanyian bernuansa alam dan ajaran Buddha saat malam kesenian yang digelar oleh Pusdiklat Bumi Suci Maitreya , Sabtu (18/10/2025).
Para penari dan paduan suara menampilkan tarian dan nyanyian bernuansa alam dan ajaran Buddha saat malam kesenian yang digelar oleh Pusdiklat Bumi Suci Maitreya , Sabtu (18/10/2025).

PEKANBARU (RIUAPOS.CO) - Jelang perayaan HUT ke-18 Maha Vihara dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya (PBSM) Jalan Bukit Barisan III, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru melaksanakan malam kesenian,Sabtu (18/10/2025) malam.

Perayaan dihadiri ribuan umat Buddha Maitreya di Pekanbaru yang ikut melaksanakan ritual sembahyang bersama dan pembinaan umat di Maha Vihara dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya yang juga diisi dengan kegiatan seni dan budaya serta sosial.

Ketua Panitia malam kesenian perayaan HUT ke-18 PBSM, Feri menjelaskan, terdapat sekitar 1300 umat yang hadir dari berbagai vihara Maitreya di Pekanbaru. Perayaan kesenian berupa senam kasih semesta, tarian kasih semesta dan tembang kasih semesta dari muda-mudi dan siswa Sekolah Maitreya.

Bahkan dalam rangka HUT Maha Vihara dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya terdapat berbagai perlombaan yang sudah dilaksaakan sebelumnya, di antaranya bazar vegetarian, lomba masak, badminton, catur dan lainnya.

"Kami berharap umat Buddha bisa lebih dalam lagi mengetahui tentang nilai-nilai luhur yang ditampilkan melalui tarian dan lagu oleh para peserta,"ucapnya

Sementara itu, Sekretaris Maha Vihara dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya yang juga Sekretaris Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi) Riau , Hosan menjelaskan Pusdiklat bukan sekedar tempat ibadah atau ritual, namun dijadikan pusat kegiatan Majelis Pandita Maitreya di Provinsi Riau.

Dimana terdapat 60 vihara Maitreya di Provinsi Riau. Pusdiklat menjadi tempat pelatihan dan pendidikan (Diklat) generasi muda Maitreya. Diklat rutin dilaksanakan, baik satu bulan maupun empat bulan. Peserta Diklat berasal dari berbagai vihara Maitreya di Provinsi Riau, seperti Bengkalis, Siak, Pekanbaru dan Dumai.

Salah satu tujuan Diklat untuk memperkuat keimanan dan menambah wawasan generasi muda tentang berbagai hal. Muda-mudi vihara mendapatkan pelajaran dharma dan etika kehidupan sehari-hari. Menciptakan generasi tangguh dalam menghadapi kehidupan yang kadang sulit dan banyak masalah.

Dalam malam kesenian perayaan HUT PBSM, generasi muda Maitreya menampilkan berbagai kesenian, termasuk lagu-lagu kasih alam dan Buddhis yang memiliki makna dan ajaran Buddha.

"Kami berharap dengan adanya malam kesenian ini para umat Buddha dapat mengerti makna kehidupan karena dunia sejatinya satu keluarga yang penuh rasa kasih dan sayang,"katanya. (ayi)

Editor : M. Erizal
#hut ke-18 #agama buddha #maha vihara #malam kesenian