PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi mulai langka di Pekanbaru yang terjadi sejak dua pekan terakhir ini.
Puluhan mobil bermesin diesel terpaksa mengantre sampai ke jalan raya hingga berjam-jam untuk mendapatkan solar.
Kendaraan tampak mengantre di sejumlah pengisian BBM solar di sejumlah SPBU. Seperti di SPBU Jalan Soekarno-Hatta, SPBU Jalan Kelapa Sawit, SPBU Jalan SM Amin, SPBU Jalan Kelapa Sawit/Rawamangun, SPBU Jalan Imam Munandar/Harapan Raya Pekanbaru.
Wil, seorang sopir truk angkutan pasir/tanah mengatakan, memang saat ini terjadi kelangkaan BBM jenis solar subsidi. Untuk bisa mendapatkan BBM jenis solar ia harus mengantri di SPBU hingga 2 jam.
Menurutnya, kelangkaan BBM jenis solar sudah terjadi sejak dua Minggu terakhir ini. Menurut kabar yang ia dapatkan, kelangkaan ini memang sering terjadi apalagi menjelang akhir tahun.
"Untuk mendapatkan BBM jenis solar, saya harus mengantri hingga 2 jam. Ini memang sering terjadi apalagi menjelang akhir tahun. Tahun lalu juga menjelang akhir tahun juga terjadi kelangkaan seperti ini,"ujarnya kepada Riaupos.co, Senin (3/11/2025).
Antrean panjang hingga ke jalan raya ini dinilai mengganggu pengguna jalan lainnya. Masyarakat mengeluhkan keberadaan SPBU yang dianggap tidak mengindahkan keamanan dan kenyamanan warga lain.
Menurutnya, beberapa SPBU terlihat tidak mengatur antrean yang menggunakan jalan umum. Sampai menyebabkan macet, apalagi kalau yang antrean itu kendaraan bertonase besar.
Terkait kondisi tersebut, Area Manager Communication, Relations and CSR, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, fenomena antrean kendaraan di sejumlah SPBU disebabkan oleh adanya penyesuaian kecukupan kuota BBM bersubsidi hingga akhir tahun.
"Penyesuaian kuota BBM yang ditetapkan pemerintah dilakukan supaya cukup sampai akhir tahun," ungkapnya.
Editor : M. Erizal