KOTA PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Mewujudkan program Pekanbaru Green City, sejumlah kebijakan diambil Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Termasuk salah satunya membersihkan saluran air yang ada. Pemko menargetkan tahun ini bisa membersihkan sepanjang 900 kilometer (km) drainase, parit, hingga anak sungai yang tersebar di berbagai wilayah kota.
Bahkan untuk membersihkan aliran air tersebut, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung dalam aksi gotong royong (goro) membersihkan parit di Jalan Letjen S Parman dan sekitarnya, Ahad (8/2).
Aksi goro ini melibatkan seluruh ASN Pemko Pekanbaru dan didukung jajaran Pemerintah Provinsi Riau. Hadir Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi bersama unsur Forkopimda.
Wako terlihat mengomandoi langsung pembersihan parit sebagai bagian dari upaya
antisipasi banjir di wilayah kota. ”Gotong-royong ini memang sudah menjadi semangat kami sejak awal 2025. Ditambah lagi dengan arahan Bapak Presiden RI tentang gotong-royong, tentu semangat kami semakin kuat,” ujar Wako sambil menambahkan. gerakan ini sejalan dengan program nasional Indonesia Asri yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.
Ia menegaskan, Pemko Pekanbaru telah menerjemahkan arahan tersebut melalui program Pekanbaru Green City, salah satunya dengan mewajibkan ASN melakukan gotong royong selama 30 menit sebelum jam kerja. Selain itu, tahun ini juga, pemko menargetkan pembersihan sepanjang 900 kilometer drainase, parit, hingga anak sungai yang tersebar di berbagai wilayah kota.
Usai goro, Wako meninjau sejumlah rumah kompos dan TPS 3R di Sail dan Sukajadi. Termasuk rumah maggot yang dikelola masyarakat. Ia menyebut, pengelolaan maggot tidak hanya membantu pengurangan sampah organik, tetapi juga memiliki nilai tambah ekonomi. Editor : Arif Oktafian