Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pedagang Parcel Ramai Bermunculan di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru

Dofi Iskandar • Selasa, 24 Februari 2026 | 18:20 WIB

Pedagang Parcel di Jalan Tuanku Tambusai atau di Jalan Nangka Pekanbaru, Selasa (24/2/2026).
Pedagang Parcel di Jalan Tuanku Tambusai atau di Jalan Nangka Pekanbaru, Selasa (24/2/2026).

PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Pedagang parcel Idulfitri mulai bermunculan di sepanjang Jalan Tuanku Tambusai/Jalan Nangka Pekanbaru, pada Selasa (24/2/2026). Parcel tampak tertata rapi di depan toko, menawarkan berbagai pilihan paket untuk kebutuhan perusahaan maupun keluarga. Salah satu pelaku usaha yang sudah lama berkecimpung di bisnis ini adalah Cikini Parcel. 

Pemiliknya, Ita, mengatakan usaha tersebut telah berjalan sekitar 25 tahun. Ia menilai tren penjualan parcel dari tahun ke tahun relatif stabil.

"Perusahaan biasanya sudah punya anggaran sendiri untuk rekanan bisnis. Begitu juga keluarga. Jadi kondisi ekonomi menurut saya tidak terlalu berpengaruh," ujarnya.

 Baca Juga: Soroti Perjanjian Dagang RI-AS, AMSI: Pembatasan Kewajiban Kompensasi Platform Digital Ancam Industri Pers Nasional

Menurut Ita, meski beberapa item barang mengalami kenaikan harga, pihaknya tetap mampu menjaga harga parcel agar stabil. Hal itu karena Cikini Parcel telah lama menjalin kerja sama dengan distributor sehingga memperoleh harga khusus.

"Karena kami pemain lama, kami dapat harga khusus dari distributor. Jadi harga parcel kami masih normal," katanya.

Ia menegaskan, kekuatan utama usahanya bukan sekadar pada harga, melainkan pada nilai seni dan kualitas. Baginya, parcel atau hamper bukan hanya bingkisan, tetapi bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih dari pemberi kepada penerima.

 Baca Juga: Rekrutmen Paskibraka Rohil Dimulai, Pendaftaran Online melalui Aplikasi

"Yang mahal itu sebenarnya seninya. Kalau barang semua orang bisa jual. Tapi seni dalam menyusun dan mengemas itu yang tidak ada harganya," jelasnya.

Cikini Parcel mematok harga mulai dari Rp100 ribu, namun lebih fokus pada paket Rp150 ribu ke atas demi menjaga kualitas isi dan kemasan. 

Untuk kategori premium, harga dapat mencapai Rp3 juta dengan produk bermerek dan kemasan eksklusif. Sementara paket yang paling diminati pelanggan berada di kisaran Rp300 ribu hingga Rp500 ribu.

Untuk menarik pelanggan tetap, Cikini Parcel rutin menghadirkan inovasi, baik dari segi desain kemasan, pilihan keramik, hingga variasi produk seperti sembako, roti, dan pecah belah.

"Setiap tahun pasti ada pembaruan. Itu yang membuat pelanggan tetap setia," tambahnya. 

Terkait pengiriman, Cikini Parcel menyediakan layanan gratis untuk wilayah dalam Kota Pekanbaru. Ita juga menyarankan pelanggan melakukan pemesanan lebih awal karena periode 10 hari menjelang Lebaran biasanya menjadi masa paling sibuk.

Di sepanjang Jalan Tuanku Tambusai, persaingan usaha parcel kian terasa dengan hadirnya pelaku usaha baru. Meski demikian, Ita mengaku tidak keberatan dengan bertambahnya kompetitor.

Dengan semakin ramainya kios parcel di kawasan tersebut, Jalan Tuanku Tambusai kini menjadi salah satu sentra belanja parcel musiman yang dipadati pembeli setiap menjelang hari raya.(dof)

 

Editor : Edwar Yaman
#idulfitri #pedagang parcel #Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru