PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak hanya mengandalkan anggaran daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Tahun 2026 ini, Pemko berhasil menarik dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan untuk perbaikan infrastruktur ruang kelas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, mengatakan bahwa sementara ini sudah ada dua sekolah yang dipastikan akan direvitalisasi. Ke depan, jumlah tersebut diharapkan bisa bertambah. "Tak berhenti di dua sekolah ini saja, ke depan bisa ada lagi. Itu harapan kita," ujar Tommy, Rabu (6/5).
Dua sekolah dasar negeri yang akan direvitalisasi tersebut adalah SDN 13 Pekanbaru dan SDN 25 Pekanbaru. Perbaikan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi bangunan yang mengalami kerusakan.
Baca Juga: Jemaah Calon Haji Kampar Kloter 05 Tiba di Makkah, Langsung Laksanakan Tawaf dan Sa’i
Di SDN 13 Pekanbaru misalnya, kerusakan terlihat pada sejumlah fasilitas seperti laboratorium dan perpustakaan. Kerusakan paling dominan terdapat pada bagian plafon, serta beberapa bagian lain seperti atap dan lantai.
Tommy menegaskan, program revitalisasi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dalam membenahi sarana dan prasarana pendidikan di daerah. "Untuk sekolah lainnya, akan kita benahi secara bertahap," tutupnya.
Editor : Rinaldi