PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Suasana di Kantor TRC 112 Pekanbaru, Jalan Melur, Senin (18/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir memenuhi ruang rapat. Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho memimpin langsung pertemuan yang membahas berbagai persoalan yang kini menjadi perhatian masyarakat.
Beberapa pimpinan OPD yang hadir di antaranya dari Dinas PUPR, DLHK, Perkim, Satpol PP, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, hingga para camat. Mereka duduk bersama membicarakan persoalan jalan rusak, pelayanan publik, pembangunan kantor camat, hingga penanganan banjir yang kerap dikeluhkan warga.
Bagi Wako, persoalan yang terjadi di tengah masyarakat tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Semua perangkat daerah harus bergerak bersama agar pelayanan dasar kepada masyarakat semakin baik.
Baca Juga: Live Music DJ di Kuliner Malam Cut Nyak Dien Dikeluhkan
“Ini tentang keluhan dan hal-hal yang terjadi di tengah masyarakat. Baik tentang perbaikan jalan, pembangunan kantor camat, perbaikan pelayanan dan penanggulangan banjir,” kata Wako.
Perbaikan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan tersebut. Jalan rusak yang selama ini dikeluhkan masyarakat disebut menjadi prioritas pemerintah kota tahun ini. Sejumlah ruas jalan ditargetkan masuk dalam agenda perbaikan agar aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu.
Tidak hanya itu, kesiapan pemerintah dalam menghadapi persoalan banjir juga ikut dibahas. Menurut Agung, penanganan banjir harus dilakukan sejalan dengan pembenahan infrastruktur lainnya agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.
Baca Juga: Di Kantor TRC 112, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Kumpulkan OPD Bahas Keluhan Warga
“Tadi juga dibahas kesiapan pemerintah dalam penanggulangan banjir yang ada di Kota Pekanbaru, makanya ini sejalan harus kita lakukan penanganannya,” tutupnya.
Perkuat Koordinasi Untuk mengatasi persoalan banjir, salah satu upaya yang terus dilakukan adalah normalisasi drainase hingga anak sungai. Wako juga mengatakan pemerintah kota memperkuat koordinasi dengan sejumlah pihak dalam penanganan banjir.
”Sekarang kita tidak hanya menggerakkan di tingkat Dinas PUPR saja, tapi sampai di tingkat kecamatan sudah ada tim pembersihnya,” kata Wako.
Menurutnya, tim di lapangan melakukan pembersihan terhadap drainase di wilayah rawan banjir. Mereka mengeruk endapan sedimen, hingga sampah yang memenuhi drainase.
Normalisasi drainase ini sudah mulai dilakukan di beberapa wilayah, diantaranya di Kecamatan Bukit Raya, Marpoyan Damai, Payung Sekaki, Rumbai, hingga Tenayan Raya.(ilo)
Editor : Arif Oktafian