Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tindak Lanjuti Arahan Wali Kota Pekanbaru, Lurah Maharatu Sisir Drainase Tersumbat, Langsung Turunkan Pasukan

Afiat Ananda • Minggu, 24 Mei 2026 | 21:33 WIB
Lurah Maharatu Joko Arif Santoso berbincang dengan salah satu pejabat Dinas PU Pekanbaru saat pembersihan drainase yang tersumbat. (Istimewa)
Lurah Maharatu Joko Arif Santoso berbincang dengan salah satu pejabat Dinas PU Pekanbaru saat pembersihan drainase yang tersumbat. (Istimewa)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menindaklanjuti arahan Walikota Pekanbaru, Lurah Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Joko Arif Santoso, turun langsung menyisir sejumlah drainase yang tersumbat dan menjadi penyebab banjir di wilayahnya, Ahad (24/5/2026).

Meski di hari libur, Joko tetap mendatangi sejumlah titik untuk melihat langsung kondisi saluran air yang dikeluhkan masyarakat. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di Jalan Kartama, Gang Santiana, Kelurahan Maharatu.

Di lokasi tersebut, Joko menemukan drainase yang tersumbat sehingga menghambat aliran air dan memicu genangan saat hujan turun. Menindaklanjuti kondisi itu, ia langsung menurunkan tim pasukan kuning untuk melakukan pembersihan.

Baca Juga: Maryam, Siswi MAN 1 Pekanbaru Lulus di 24 Kampus Top Dunia dan Raih 10 Beasiswa: Modal Disiplin, Manajemen Waktu dan Kepercayaan Diri

Petugas terlihat membersihkan tumpukan sampah dan material yang menyumbat saluran drainase. Setelah dibersihkan, air di saluran tersebut kembali mengalir lancar dan tidak lagi mengalami penyumbatan.

Joko mengatakan, langkah cepat yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari instruksi Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, agar seluruh lurah aktif menangani persoalan lingkungan di wilayah masing-masing.

“Ini merupakan perintah langsung Bapak Walikota Pekanbaru, Bapak Agung Nugroho. Lurah menjadi ujung tombak dalam persoalan lingkungan, mulai dari sampah, drainase tersumbat hingga banjir,” ujar Joko.

Baca Juga: Respons Cepat TRC 112 Bikin Warga Pekanbaru Makin Percaya

Menurutnya, penanganan persoalan lingkungan tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat melalui budaya gotong royong.

Sebelumnya, pihak kelurahan bersama warga juga telah melaksanakan gotong royong untuk membersihkan lingkungan, termasuk drainase yang tersumbat.

“Sebelum ini kami sempat goro bersama masyarakat. Kami juga turun bersama warga untuk gotong royong membersihkan sampah dan drainase tersumbat,” katanya.

Ia memastikan upaya pemantauan dan pembersihan drainase akan terus dilakukan guna meminimalisasi potensi banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi di wilayah Maharatu.

Baca Juga: Festival Kampung Dongeng 2026, Merajut Kasih Sayang Melalui Untaian Cerita

Joko juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam parit dan saluran air, karena menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya drainase di lingkungan permukiman.(nda)

 

Editor : Edwar Yaman
#lurah maharatu #wali kota pekanbaru #drainase tersumbat