Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemko Pekanbaru Mulai Rapikan Kabel Fiber Optik

M Ali Nurman • Senin, 1 Juni 2026 | 14:33 WIB
Petugas Diskominfotiksan Pekanbaru menata kabel fiber optik di Jalan Ronggowarsito, Ahad (31/5/2026).
Petugas Diskominfotiksan Pekanbaru menata kabel fiber optik di Jalan Ronggowarsito, Ahad (31/5/2026).

 
PEKANBARU(RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Riau mulai melakukan penataan kabel fiber optik (FO) yang selama ini dinilai semrawut dan mengurangi estetika kota. Kegiatan penertiban tersebut dilaksanakan pada Ahad (31/5) dengan Jalan Ronggowarsito sebagai lokasi pertama pelaksanaan program.

Penataan kabel udara ini menjadi langkah awal Pemko Pekanbaru dalam upaya menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertata, aman, dan nyaman dipandang. Selama ini, keberadaan kabel telekomunikasi yang menjuntai di sejumlah ruas jalan kerap menjadi sorotan masyarakat karena dianggap mengganggu pemandangan serta berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat yang sebelumnya telah disampaikan Pemko Pekanbaru kepada Apjatel sejak Januari 2026 lalu.

Menurutnya, pemerintah kota berharap proses penataan kabel tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dapat berjalan secara rutin dan berkesinambungan sehingga persoalan kabel udara yang semrawut di berbagai titik dapat segera teratasi.

”Kami telah meminta Apjatel untuk menyusun rencana tindak lanjut dalam waktu dekat. Dengan demikian, kegiatan penataan dan pe­rapian kabel dapat dilakukan secara berkala dan berkelanjutan,” ujar Yayan, begitu dia karib disapa.

Ia menjelaskan, Pemko Pekanbaru memiliki target jangka panjang untuk mengurangi keberadaan kabel udara, khususnya di ruas-ruas jalan utama. Nantinya, jaringan kabel tersebut akan dipindahkan ke bawah tanah melalui sistem ducting guna menciptakan wajah kota yang lebih rapi dan modern.

Saat ini, lanjut Yayan, pemerintah masih menyusun kajian serta rekomendasi teknis yang akan menjadi dasar pelaksanaan program pemindahan kabel tersebut.

”Ke depan, kami menargetkan kabel-kabel udara di jalan-jalan besar dapat diminimalkan melalui sistem ducting. Namun sambil menunggu kajian teknis dan rekomendasi selesai disusun, kami meminta seluruh kabel yang saat ini masih berada di atas untuk dirapikan terlebih dahulu. Sebab kondisi ini sudah menjadi perhatian sekaligus keluhan masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Apjatel Riau, Dardi Suryanto mengatakan, kegiatan penataan kabel yang dimulai di Jalan Ronggowarsito merupakan tahap awal dari rangkaian penataan kabel telekomunikasi di sejumlah ruas jalan lainnya yang telah masuk dalam daftar prioritas.

”Hari ini (Ahad, red) kami memulai pekerjaan di Jalan Ronggowarsito. Setelah itu, kegiatan akan dilanjutkan ke beberapa lokasi prioritas lainnya seperti Jalan Lobak, Jalan Delima, dan Jalan Paus,” jelas Dardi.

Ia menerangkan, fokus pekerjaan saat ini adalah merapikan kabel-kabel yang menjuntai menggunakan metode crimping. Metode tersebut dilakukan dengan cara mengencangkan dan menyesuaikan posisi kabel sehingga terlihat lebih rapi serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Menurut Dardi, banyak kabel FO yang selama ini terlihat semrawut karena menggantung terlalu rendah, baik yang melintasi badan jalan maupun yang berada di depan rumah warga. ”Kabel-kabel yang selama ini tampak tidak beraturan akan kami rapikan agar tidak lagi menjuntai,” katanya.

 Terutama kabel yang melintas di jalan maupun berada di kawasan permukiman warga. Dengan kondisi yang lebih tertata, lingkungan tentu menjadi lebih aman sekaligus lebih enak dipandang,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu penyebab utama kabel menggantung adalah jarak antar tiang yang cukup jauh sehingga terjadi penurunan posisi kabel seiring waktu. Karena itu, Apjatel bersama para penyedia layanan internet melakukan penyesuaian serta pengencangan kabel untuk mengembalikan posisi jaringan agar lebih tertata.

Dalam kegiatan perdana ini, sedikitnya sepuluh perusahaan penyedia layanan telekomunikasi dan internet turut terlibat, termasuk sejumlah provider berskala nasional yang memiliki jaringan di Kota Pekanbaru.

Apjatel berharap seluruh penyelenggara jaringan dapat ikut berpartisipasi dalam program tersebut sehingga proses penataan kabel di berbagai wilayah Kota Pekanbaru dapat berjalan lebih cepat dan optimal.(yls)
Laporan M ALI NURMAN, Kota

Editor : Arif Oktafian
#rapikan #kabel fo #Kabel fiber optik pekanbaru #pemko pekanbaru #semrawut