PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik melalui kehadiran langsung aparatur sipil negara (ASN) di tengah masyarakat. Ia menilai masih terdapat sejumlah pegawai dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang belum maksimal menjalankan fungsi pelayanan karena lebih banyak bekerja di belakang meja dibandingkan turun ke lapangan.
Menurut Agung, ASN sebagai pelayan masyarakat harus memahami secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga agar kebijakan dan program pemerintah dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Saya melihat masih ada pegawai yang kurang aktif turun ke lapangan. Padahal, sebagai pelayan masyarakat, kita harus memahami langsung kondisi yang dihadapi warga," kata Agung, Ahad (7/6).
Baca Juga: Dumai Perlu Sistem Perpipaan CPO Terintegrasi dengan Konsep Hub-and-Spoke dan KPBU
Ia meminta Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Syamsuwir untuk terus mengingatkan seluruh ASN mengenai tanggung jawab yang melekat pada profesi mereka. Agung menekankan bahwa setiap gaji yang diterima ASN berasal dari pajak yang dibayarkan masyarakat, sehingga sudah seharusnya para pegawai memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk pengabdian kepada warga.
Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab moral untuk bekerja secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang telah mempercayakan pemerintah mengelola anggaran daerah.
"Kita digaji dari hasil kerja keras masyarakat yang membayar pajak. Karena itu, tugas utama kita adalah melayani kepentingan masyarakat dan memberikan manfaat bagi banyak orang," ujarnya.
Baca Juga: ASN Kemenkum Riau Diingatkan soal Kedisiplinan dan Ketaatan Pelaporan
Agung menjelaskan bahwa pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan urusan administrasi pemerintahan semata. Lebih dari itu, pelayanan publik juga mencakup perhatian terhadap kondisi lingkungan, fasilitas umum, hingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
Sebagai kepala daerah, ia mengaku terus berupaya turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat dan memantau pelaksanaan program pemerintah. Langkah tersebut menurutnya penting agar pemerintah mengetahui secara nyata berbagai kebutuhan dan persoalan yang terjadi di masyarakat.
"Saya berharap seluruh ASN memiliki semangat yang sama untuk hadir di tengah masyarakat dan memahami persoalan yang mereka hadapi," ungkapnya.
Baca Juga: Karhutla Masih Terus Terjadi
Secara khusus, Agung memberikan perhatian kepada para camat dan lurah sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat wilayah. Ia meminta seluruh camat dan lurah benar-benar memahami kondisi daerah yang dipimpinnya, mulai dari persoalan sosial, lingkungan hingga kebutuhan masyarakat setempat.
Menurutnya, seorang camat harus mengetahui secara menyeluruh berbagai persoalan yang terjadi di wilayah kecamatannya. Hal yang sama juga berlaku bagi lurah yang harus memahami kondisi masyarakat di wilayah kelurahan masing-masing. "Lurah juga harus mengenal kondisi masyarakat di wilayah kelurahannya secara menyeluruh," tegas Agung.
Dalam kesempatan tersebut, Agung juga menegaskan bahwa penempatan jabatan di lingkungan Pemko Pekanbaru tidak ditentukan oleh faktor kedekatan ataupun kepentingan tertentu. Ia memastikan bahwa kinerja dan kemampuan menjadi ukuran utama dalam penilaian pejabat maupun pegawai.
Baca Juga: Dukung Pemerintah Terapkan Transparansi soal PKH
"Saya tidak menginginkan jabatan dibeli atau diperoleh karena faktor lain. Tunjukkan kinerja yang baik, pahami wilayah masing-masing, dan hadir untuk masyarakat," tegasnya.
Selain menyoroti pelayanan publik, Agung juga meminta seluruh jajaran Pemko Pekanbaru memberikan perhatian serius terhadap persoalan kebersihan lingkungan yang hingga kini masih menjadi salah satu tantangan utama di Kota Pekanbaru.
Ia menginstruksikan para camat dan lurah untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar memiliki kesadaran yang lebih tinggi dalam menjaga kebersihan lingkungan serta tidak sepenuhnya bergantung kepada pemerintah dalam menangani persoalan kebersihan di sekitar tempat tinggal mereka.
Baca Juga: Minta Pembayaran Honor Nakes dan Guru Paruh Waktu Diprioritaskan
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada warga, termasuk melalui berbagai layanan pengaduan dan respons cepat. Namun, masih terdapat sebagian warga yang mengandalkan pemko untuk pekerjaan yang seharusnya dapat dilakukan secara mandiri," kata Agung.
Menurutnya, masih ditemukan laporan dari warga terkait persoalan kebersihan yang sebenarnya dapat diselesaikan sendiri tanpa harus menunggu petugas pemerintah turun ke lapangan. Bahkan, terdapat warga yang meminta petugas datang hanya untuk membersihkan rumput yang sudah tinggi di sekitar rumahnya.
"Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, warga perlu memiliki kesadaran untuk mulai merawat lingkungan di sekitar rumah masing-masing," ujarnya.
Agung menegaskan bahwa budaya peduli lingkungan harus terus ditanamkan melalui edukasi yang berkelanjutan. Karena itu, para camat dan lurah diminta aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah warga.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak lagi membuang atau menggantung sampah sembarangan. Warga diminta menyediakan tempat sampah yang memadai di lingkungan rumah masing-masing serta membiasakan diri menjaga kebersihan halaman dan area di depan rumah.
Menurut Agung, langkah-langkah sederhana tersebut akan memberikan dampak besar terhadap terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Baca Juga: Hotel Diajak Sinergi Majukan Pariwisata Pekanbaru
"Kita harus membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab setiap warga," ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Agung menegaskan bahwa perubahan budaya menjaga lingkungan harus dimulai dari aparatur sipil negara. ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru diharapkan mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat, baik dalam memberikan pelayanan maupun dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan kehadiran ASN yang lebih aktif di lapangan serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan, Agung optimistis pelayanan publik dan kualitas lingkungan di Kota Pekanbaru akan semakin baik ke depan.
Editor : Rinaldi