Wako Agung Lantik 39 Pejabat Pengawas, Tegaskan Lurah Harus Rajin Turun ke Lapangan, Ini Nama dan Jabatannya

M Ali Nurman • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 14:34 WIB
Wako Pekanbaru Agung Nugroho menyapa lurah dan pejabat yang baru dilantik, Jumat (24/7/2026). (M ALI NURMAN)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho menyapa lurah dan pejabat yang baru dilantik, Jumat (24/7/2026). (M ALI NURMAN)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho melantik 39 Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon IV atau pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Jumat (24/7/2026). Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 orang dipercaya mengemban amanah sebagai lurah di sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru.

Pelantikan yang berlangsung di Lantai VI Gedung Utama Komplek Perkantoran Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta camat se-Kota Pekanbaru.

Dalam arahannya, Agung menegaskan bahwa jabatan lurah merupakan ujung tombak keberhasilan berbagai program pemerintah daerah. Karena itu, ia meminta seluruh lurah yang baru dilantik tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi aktif turun ke lapangan untuk melihat langsung persoalan masyarakat.

Baca Juga: Dari Benang Menjadi Peluang Usaha, Merajut Jalan UMKM Meranti Naik Kelas

"Kita melantik lurah-lurah yang selama ini masih dijabat pelaksana tugas (Plt). Ada juga jabatan yang kosong di tingkat kecamatan hingga kelurahan yang hari ini kita isi. Ini baru sebagian, baru beberapa kecamatan saja," ujar Agung.

Menurutnya, target utama dari pelantikan tersebut adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih maksimal. "Targetnya tentu bagaimana bekerja maksimal, sering turun, sering kotor-kotoran supaya juga bertemu masyarakat, melihat jalan rusak, melihat kondisi riil di lapangan. Lurah adalah bagian yang paling utama dalam menyukseskan program-program Pemerintah Kota Pekanbaru," katanya.

Agung menegaskan, seorang lurah tidak hanya bertugas mengurus administrasi pemerintahan. Mereka juga harus mampu menjaga ketertiban, menciptakan keharmonisan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayahnya, hingga memastikan warga kurang mampu mendapatkan perhatian pemerintah.

Baca Juga: 1,7 Juta Unit Kendaraan Menunggak Pajak di Riau 

"Keinginan kami, lurah harus bisa menjaga ketertiban, menjaga keharmonisan masyarakat, mencari ide dan gagasan untuk meningkatkan perekonomian di wilayahnya serta mencari masyarakat yang membutuhkan bantuan pemerintah," ujarnya.

Dalam sambutannya, Agung juga mengingatkan agar lurah tidak melempar persoalan kepada instansi lain apabila masih dapat diselesaikan di tingkat kelurahan.

"Lurah itu harus dekat sama rakyat. Bukan lagi melempar bola, artinya melempar tanggung jawab. Apa yang bisa diselesaikan di kelurahan, selesaikan di kelurahan. Kalau memang harus di kecamatan, selesaikan di tingkat kecamatan," tegasnya.

Baca Juga: Inspektur Imipas Beri Penguatan Integritas dan Tekad Anti Gratifikasi 

Ia menilai kehadiran lurah di tengah masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan, mulai dari kebersihan lingkungan, ketenteraman, hingga pembangunan. "Kita ingin kerja-kerja kita ini benar-benar berdampak baik bagi masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Agung juga menegaskan bahwa Pemko Pekanbaru kini menerapkan sistem manajemen talenta dalam pengelolaan ASN. Dengan sistem tersebut, evaluasi jabatan tidak lagi menunggu dua tahun sebagaimana sebelumnya. "Di lingkungan Pemerintah Kota sekarang kita sudah menggunakan manajemen talenta. Jadi jabatan itu bukan lagi diganti per dua tahun, tetapi bisa dievaluasi setiap enam bulan," ujarnya.

Namun demikian, ia menegaskan evaluasi tersebut bukan berarti setiap enam bulan akan terjadi pergantian pejabat. Menjawab pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan rotasi jabatan dalam waktu enam bulan, Agung mengatakan pejabat yang berkinerja baik akan tetap dipertahankan.

Baca Juga: Terbitkan Sprindik Baru Kasus TPPU, Febrie Berstatus Saksi

"Kalau memang bagus ya kita lanjutkan. Cari orang yang bagus itu susah. Sistem kita sekarang memperkuat yang memang bekerja baik," katanya.

Agung juga menegaskan dirinya tidak ingin mendengar adanya lurah yang enggan turun ke lapangan. "Saya tidak mau ada lurah yang tidak mau turun, lurah yang malas. Saya saja bersama Pak Wakil Wali Kota rajin turun. Bukan untuk pencitraan, tetapi memang hobi dekat dengan masyarakat. Saya berharap lurah harus bisa lebih rajin daripada saya," ujarnya.

Ia bahkan mengimbau seluruh lurah dan pejabat yang baru dilantik agar sesekali menggunakan sepeda motor ketika berkeliling wilayah kerjanya. Menurutnya, dengan cara itu mereka akan lebih mudah mengetahui kondisi jalan rusak, drainase bermasalah, maupun persoalan sosial lainnya.

Baca Juga: BI Salurkan Insentif KLM Rp431,9 Triliun ke Perbankan

"Sering-sering naik motor di Pekanbaru. Tidak harus setiap hari, tetapi seringlah bertemu masyarakat. Dengan begitu kita tahu mana jalan yang rusak, mana yang harus diperbaiki, termasuk tempat-tempat maksiat yang sudah tidak kita bolehkan lagi di Kota Pekanbaru," katanya.

Agung juga memastikan seluruh lurah yang dilantik merupakan ASN yang telah mengikuti proses seleksi dan lulus berdasarkan hasil tes, bukan karena kedekatan dengan pihak tertentu. "Saya pastikan di zaman saya tidak ada urusan memberi uang. Saya bahkan tidak tahu siapa saja yang dilantik hari ini. Semua lurah yang dilantik mengikuti hasil tes. Tidak ada yang dilantik karena kedekatan. Bisa dicek," tegasnya.

Menurut Agung, sistem tersebut diterapkan agar tidak ada lagi anggapan jabatan diperoleh karena kedekatan dengan pejabat tertentu. "Kita semua sama. Tidak ada yang dilantik karena dekat dengan siapa pun. Semua berdasarkan hasil tes," katanya.

Baca Juga: Hari Anak Nasional, PTPN IV Regional III Kucurkan Rp264 Juta Perkuat Pendidikan

Selain pelantikan pejabat pengawas, Agung mengungkapkan pada sore hari nanti juga akan dilakukan pelantikan perdana RT/RW di Kecamatan Senapelan yang akan berlanjut ke kecamatan lain.

Ia mengatakan pemerintah juga akan memperkuat peran Dasawisma dan PKK sebagai mitra pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.

"PKK hari ini luar biasa. Mereka sudah bergerak maksimal menyentuh lapisan masyarakat. Dasawisma juga menjadi bagian penting yang akan kita perkuat," ujarnya.

Baca Juga: PHR Hadirkan Ruang Tumbuh bagi Generasi Muda Riau

Ke depan, Pemko Pekanbaru juga berencana memberikan telepon genggam kepada seluruh RT dan RW untuk mendukung pelaporan kondisi di lapangan melalui aplikasi pemerintah. "Setelah pelantikan RT/RW ini kita akan memberikan handphone kepada RT/RW. Nanti sudah terhubung dengan aplikasi kita sehingga mereka bisa langsung melaporkan jalan rusak, drainase, maupun persoalan lainnya," katanya.

Agung kembali mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjaga amanah yang diberikan. "Hari ini kepercayaan kami berikan kepada Bapak dan Ibu. Tolong berikan yang terbaik. Saya suka turun ke lapangan dan saya bisa mendengar laporan dari mana saja. Yang saya butuhkan adalah hasil kerja yang benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.

Adapun dari 39 pejabat pengawas yang dilantik, sebanyak 18 orang mengisi jabatan lurah di berbagai kelurahan di Kecamatan Tenayan Raya, Kulim, Sail, Senapelan, Bukit Raya, dan Pekanbaru Kota. Sementara pejabat lainnya mengisi jabatan kepala seksi, kepala subbagian, serta jabatan pengawas pada sejumlah OPD dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Baca Juga: Ancaman Obesitas dan Diabetes Bayangi Generasi Muda Indonesia

Berikut 39 pejabat pengawas (Eselon IV) yang dilantik Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Jumat (24/7/2026):

Nugrahadi Ahmad – Kepala Seksi Promosi Kesehatan Madani Rumah Sakit Daerah Madani Dinas Kesehatan.
Heritos SPd – Kepala Subbagian Umum Dinas Pendidikan.
Nova Nurman – Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Limapuluh.
Ridho Nopharizal – Kepala Seksi Kecamatan Limapuluh.
Melda Royani – Kepala Subbagian Keuangan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Dimas Arya Priyandana – Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukajadi.
H Ferry Syukur – Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Sukajadi.
Beni Wahyudy SP – Lurah Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya.
R Yupi Suwansyah SSTP – Lurah Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya.
Yayad Surianda Putra SSTP – Lurah Melebung, Kecamatan Tenayan Raya.
Reza Dewantara SSTP – Lurah Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya.
Agustina SKM – Lurah Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya.
Delawija Andrio – Lurah Sukamulia, Kecamatan Sail.
Erly Yanti – Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Tenayan Raya.
Mellisa Fitri SKom – Kepala Seksi Pelayanan Terpadu Kecamatan Tenayan Raya.
Sutikno – Lurah Kulim, Kecamatan Kulim.
Azwar – Lurah Sialang Rampai, Kecamatan Kulim.
Dekri SPd – Lurah Pematang Kapau, Kecamatan Kulim.
Nurul Rahmania Lubis SSTP – Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Kulim.
Roni Hens SSTP – Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Kulim.
Kadwadi SSos – Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Limapuluh.
Hj Puri Wulansari SE – Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pekanbaru Kota.
Raja Arie Anasthia Putri SIP MSi – Lurah Sago, Kecamatan Senapelan.
Bima Kuncoro SSTP – Lurah Padang Terubuk, Kecamatan Senapelan.
Iksan Al Falah STrIP MSi – Lurah Kampung Baru, Kecamatan Senapelan.
Nugrah Ditio Ramadhan SSTP – Lurah Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan.
Nopri Anugrah Putra SSTP – Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Senapelan.
Wan Azrilla AMd – Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Senapelan.
Meri Susanti SM – Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Senapelan.
Herlina Yulianti SE – Kepala Subbagian Keuangan Kecamatan Senapelan.
Harmendra SSos – Lurah Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya.
Mutia Pratama Rozi SSTP MSi – Lurah Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya.
Suci Trianingsih SH – Lurah Sumahilang, Kecamatan Pekanbaru Kota.
Junaidi SIP – Lurah Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya.
Zamri SE – Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya.
Zukri Effendi SSos – Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Bukit Raya.
H Hasan Nusi – Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Bukit Raya.
Afriandi – Kepala Subbagian Umum Kecamatan Bukit Raya.
Desri Yanti – Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya.

Editor : Rinaldi
turun lapangan pejabat pengawas Wako Agung Nugroho