PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pembelajaran jarak jauh (PPJ) di Kota Pekanbaru bakal masih berlangsung. Untuk memaksimalkan pembelajaran, DPRD Pekanbaru minta guru lebih kreatif menghadapi situasi ini. Pembelajaran diminta tidak terhambat kebijakan akibat buruknya kualitas udara ini.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Tekad Indra Perdana Abidin mengatakan, perubahan metode pembelajaran ini tetap memperhatikan kualitas pembelajaran. Guru menurutnya harus menyiapkan strategi pembelajaran selama belajar dari rumah.
Tekad menilai, sekedar memberikan tugas kepada siswa ketika belajar tidaklah cukup. Guru harus menggunakan metode yang kreatif dan tetap interaktif untuk mengoptimalkan PJJ. “Skema PJJ ini harus kreatif. Para guru harus bisa membuat pembelajaran tetap menarik sehingga outcome pembelajarannya tercapai,” ujar Tekad.
Baca Juga: Permintaan Tinggi, Harga Masker Meroket
PJJ yang diberlakukan sejak Rabu (26/8), sesuai edaran akan berlangsung sampai hari ini, Jumat (28/8). Selama PPJ, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara sederhana dan efektif dari rumah masing-masing peserta didik.
Tekad mengatakan, PPJ ini memang seharusnya diterapkan. Karena keselamatan peserta didik harus menjadi perhatian utama ketika kualitas udara memburuk. Anak-anak yang masuk kelompok harus menjadi prioritas utama untuk dijaga kesehatannya. “Makanya kita dukung kebijakan PPJ ini, namun dengan harapan kondisi ini tidak menyebabkan anak-anak kita ketinggalan pelajaran,” ungkap Tekad.(end)
Editor : Arif Oktafian